Terikat Janji Episode 65: Sena Pergi, Davina Terpuruk, Dipa Makin Licik

Muh. Rifai
Foto: Istimewa
A-AA+A++

Hubungan Davina dan Sena benar-benar berada di titik terendah dalam episode 65 sinetron Terkait Janji. Setelah identitas Sena sebagai penjual ketoprak terbongkar, berbagai konflik dan kesalahpahaman semakin memperlebar jarak di antara keduanya.

Sena akhirnya memutuskan mengembalikan seluruh fasilitas yang pernah diberikan keluarga Kusuma Food kepadanya, termasuk kunci rumah dan mobil. Keputusan itu diambil setelah dirinya dan keluarganya menerima berbagai hinaan dari keluarga Davina, terutama dari Dipa dan Jihan.




Di tengah perpisahan yang menyakitkan, Sena mencoba menerima kenyataan. Ia meminta Dina untuk membiarkan semuanya berjalan apa adanya. Meski berat, Sena menyadari bahwa perpisahan itu memang suatu saat akan terjadi. Dengan hati yang terluka, ia berpamitan dan meminta semua orang menjaga diri baik-baik.

Sementara itu, Davina tidak mampu menyembunyikan kesedihannya. Ia mengaku kecewa terhadap sikap ayahnya, Novan, yang menurutnya telah ikut menghakimi Sena tanpa memahami keadaan sebenarnya.

“Memang Sena tukang ketoprak, tapi dia juga masih punya harga diri. Dan kalian semuanya sudah sangat menghina Sena,” ujar Davina dengan nada kecewa.

Davina bahkan menilai ayahnya kini tidak berbeda dengan Jihan dan Dipa yang selama ini terus memandang rendah Sena. Pernyataan itu membuat Novan mulai berpikir ulang mengenai penilaiannya terhadap pria yang dicintai putrinya tersebut.

Di sisi lain, Dipa terus berusaha memanfaatkan situasi. Ia mendatangi Novan dan mencoba memperkuat anggapan bahwa Sena adalah pria licik yang sengaja mendekati Davina demi harta keluarga Kusuma Food.

Meski Novan mulai mempertanyakan tuduhan tersebut setelah Sena mengembalikan seluruh aset yang diberikan kepadanya, Dipa tetap meyakinkan bahwa tindakan Sena hanyalah strategi untuk mendapatkan simpati.

“Dia kembalikan karena dia takut. Kalau dia ngotot, Om bisa bawa kasus ini ke jalur hukum,” kata Dipa kepada Novan.

Dipa juga memperingatkan Novan agar terus mengawasi Davina dan tidak membiarkannya kembali dekat dengan Sena. Dalam hatinya, Dipa bertekad untuk mencegah Sena masuk lagi ke kehidupan Davina untuk selamanya.

Konflik semakin memanas ketika Dipa mencoba menemui Davina di kantor. Dengan dalih perhatian, ia membawa makanan favorit Davina dan berusaha menghiburnya. Namun, Davina yang masih terluka justru tidak terima ketika Dipa kembali menghina Sena.