Hubungan Sena dan Davina kembali menjadi sorotan dalam Terikat Janji episode 115. Meski sudah berusaha saling menjauh, perhatian Sena kepada Davina ternyata belum berubah. Di sisi lain, Davina yang ingin melupakan masa lalunya justru kembali dibuat bimbang oleh sikap Sena.
Episode ini diawali dengan aksi Sena saat menjalankan tugas sebagai polisi. Dalam sebuah operasi penangkapan pelaku kejahatan, Sena berhasil menyelamatkan rekannya yang sempat disandera. Berkat keberaniannya, pelaku berhasil dilumpuhkan dan korban berhasil diselamatkan.
Sementara itu, Davina masih memikirkan kehidupannya setelah bertemu Raffi dan keluarganya. Walaupun Raffi dan ibunya sangat baik kepadanya, hati Davina masih terasa kosong. Ia belum bisa benar-benar melupakan Sena.
Saat cuaca mulai mendung, Sena tanpa sengaja melihat Davina berdiri sendirian. Khawatir Davina kehujanan, Sena meminta seorang wanita memberikan payung kepada Davina tanpa mengatakan bahwa payung itu berasal darinya.
Tak lama kemudian hujan turun deras disertai angin kencang. Sebuah papan reklame hampir menimpa Davina, tetapi Sena datang tepat waktu dan berhasil menyelamatkannya. Davina pun selamat berkat aksi cepat Sena.
Setelah itu, Davina bertanya apakah Sena sengaja mengikutinya karena masih peduli. Sena membantah dan mengatakan dirinya berada di lokasi karena sedang menjalankan tugas. Meski begitu, Sena tetap menawarkan untuk mengantar Davina pulang karena khawatir kondisinya.
Davina menolak tawaran tersebut. Ia mengaku sedang berusaha mengikhlaskan Sena. Menurutnya, jika Sena terus hadir dan menolongnya, ia tidak akan pernah bisa melupakan pria yang pernah dicintainya itu.
Ucapan Davina membuat Sena sedih. Ia mulai berpikir bahwa Davina benar-benar ingin menjalani hidup baru dan membuka hati untuk Raffi.
Keesokan harinya, Sena masih memikirkan kondisi Davina yang sempat kehujanan. Ia yakin Davina akan sakit. Karena itu, Sena membuat minuman jahe merah menggunakan resep dari ibunya. Rekan-rekannya sempat menggoda karena Sena terlihat sangat perhatian kepada Davina.
Sena kemudian datang ke rumah Davina dan menitipkan jahe merah kepada Bibi Sumi. Ia meminta agar Davina tidak mengetahui bahwa minuman itu dibuat olehnya.


