Kasus ini mendapat perhatian publik karena sosok Woodyrman dikenal sebagai influencer asal Brunei yang memiliki pengikut di media sosial. Nama tersangka pun ramai diperbincangkan di berbagai platform setelah identitasnya diungkap kepolisian.
Polisi menyebut korban sempat dibawa ke tempat penginapan di sekitar lokasi usai insiden terjadi. Kondisinya kemudian memburuk sehingga harus menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta Selatan.
“Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke tempat penginapan di sekitar lokasi, kemudian dibawa ke RSPP untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, kondisi korban memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026,” kata Kombes Pol. Budi.
Kematian korban menambah perhatian terhadap kasus tersebut, terlebih karena melibatkan dua warga negara asing asal Brunei yang berada di Indonesia. Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pertikaian antara korban dan tersangka yang berujung maut itu.
Video keributan yang beredar luas di media sosial juga memicu beragam reaksi publik. Banyak warganet menyoroti keterlibatan figur publik dalam kasus kekerasan tersebut, sementara lainnya mempertanyakan penyebab perselisihan yang terjadi di lokasi hiburan kawasan Blok M.
Polda Metro Jaya memastikan proses hukum terhadap tersangka terus berjalan. Polisi juga telah mengumpulkan sejumlah barang bukti serta memeriksa saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian untuk melengkapi penyelidikan.
Kasus ini sekaligus menjadi perhatian karena melibatkan sesama warga Brunei Darussalam di luar negeri, dengan salah satunya merupakan influencer yang cukup dikenal di media sosial. Aparat masih mendalami seluruh rangkaian kejadian untuk mengungkap secara utuh latar belakang pertikaian tersebut. (Red)







