Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri tersebut turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, S.Sos., M.Si., keluarga besar Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, unsur Forkopimda, alim ulama, kiai, habaib, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Sigi, serta keluarga besar dan Abnaulkhairaat.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengatakan haul menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dakwah dan pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri. Gubernur juga mengajak masyarakat meneladani nilai keilmuan, akhlak, dan perjuangan beliau dalam membina umat serta mengembangkan pendidikan Islam melalui Alkhairaat.
Gubernur menyampaikan bahwa pembangunan Sulawesi Tengah perlu berjalan bersama dengan pembangunan manusia. Masyarakat yang memiliki iman, akhlak, kepedulian sosial, serta semangat persaudaraan dinilai menjadi bagian dari kekuatan dalam membangun daerah.
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Program BERANI BERKAH yang diarahkan untuk memperkuat kehidupan keagamaan, pembinaan akhlak, toleransi, serta pengamalan nilai kebaikan dan kearifan lokal.
Gubernur juga mengajak masyarakat menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman daerah. Penguatan ukhuwah dan kepedulian antarsesama diharapkan dapat mendukung pembangunan Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso.
Bagi M. Sadly Lesnusa, momentum Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menuntut ilmu, memperbaiki akhlak, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.
“Semoga keteladanan dan nilai-nilai perjuangan Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga ilmu, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah, dengan kebersamaan dan ketulusan dalam membangun daerah, Sulawesi Tengah dapat terus tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, harmonis, dan diberkahi,” tuturnya.
Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga masyarakat yang memiliki ilmu, akhlak, kepedulian, dan semangat kebersamaan.
Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri pun menjadi momentum untuk kembali menguatkan silaturahmi dan persaudaraan. M. Sadly mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga toleransi dan kebersamaan sebagai bagian dari upaya menciptakan Sulawesi Tengah yang damai dan harmonis. ***







