Anggota Komisi IV Provinsi Sulawesi Tengah, Rahmawati M. Nur, S.Ag, mengapresiasi pelaksanaan program Berani Sehat dan Berani Cerdas yang digagas Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Kedua program tersebut dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendapatkan layanan kesehatan dan pendidikan.
Menurut Rahmawati, melalui Berani Sehat, masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan di berbagai fasilitas kesehatan tanpa terbebani biaya pengobatan. Sementara Berani Cerdas membantu keluarga yang mengalami kesulitan ekonomi untuk membiayai pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi.
Meski demikian, ia mengingatkan agar pelaksanaan kedua program tersebut menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah perdesaan.
Hal itu disampaikan Rahmawati saat berdialog dengan masyarakat Desa Bambalemo, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) dalam rangka pengawasan penggunaan anggaran triwulan III tahun anggaran 2026.
“Namun, program ini harus dinikmati secara merata oleh masyarakat. Karenanya, Kundapil ini sangat penting untuk memastikan program pemerintah daerah yang dibiayai uang pajak rakyat benar-benar tepat sasaran dan dinikmati secara merata oleh masyarakat,” jelas politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulteng tersebut.
Dalam keterangannya, Rahmawati yang akrab disapa Rahma mengatakan, pemerataan akses terhadap fasilitas kesehatan dan pendidikan menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Sulteng itu menilai, perbedaan akses pelayanan antara masyarakat perkotaan dan perdesaan masih perlu diatasi melalui kebijakan yang menjangkau seluruh wilayah.
“Program Berani Sehat dan Berani Cerdas ini diharapkan dapat mengatasi kesenjangan akses pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat di wilayah perkotaan dan wilayah perdesaan,” jelas Rahma.
Ia berharap manfaat program tersebut tidak hanya dirasakan masyarakat yang tinggal di pusat perkotaan, tetapi juga warga di wilayah terpencil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses terhadap layanan dasar.
Soroti Penyalahgunaan Narkoba
Selain persoalan pendidikan dan kesehatan, Rahmawati turut memberikan perhatian terhadap kasus penyalahgunaan narkoba di Sulawesi Tengah.



