Korban Gempa Sigi Dapat Tunjangan Rp600 Ribu per Bulan hingga Rumah Selesai Dibangun
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan warga yang rumahnya rusak berat akibat gempa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, akan menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) sebesar Rp600 ribu per bulan per kepala keluarga (KK). Bantuan ini diberikan hingga rumah mereka selesai dibangun kembali.
Hal itu disampaikan Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto usai memimpin rapat koordinasi penanganan darurat gempa bersama Pemerintah Kabupaten Sigi, BPBD, TNI, Polri, dan Forkopimda di Posko Lapangan Kecamatan Nokilalaki.
“Untuk tunjangan, polanya sama. Satu kepala keluarga Rp600 ribu per bulan sampai rumah yang rusak berat selesai dibangun kembali,” kata Suharyanto, Jumat 19 Juni 2026, mengutip kanal Youtube BNPB.
Menurutnya, Dana Tunggu Hunian diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami rusak berat dan memilih menyewa rumah atau tinggal bersama keluarga selama proses pembangunan hunian tetap.
Selain tunjangan bulanan, pemerintah juga menyiapkan bantuan stimulan untuk perbaikan rumah. Besarannya yaitu Rp15 juta untuk rumah rusak ringan, Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp60 juta bagi rumah rusak berat.
Suharyanto mengatakan penanganan pascagempa di Kabupaten Sigi berjalan cukup cepat. Dalam empat hari pertama setelah gempa, pemerintah daerah dinilai berhasil memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
“Hingga saat ini masyarakat tidak ada keluhan terkait logistik dasar. Semuanya sudah terpenuhi karena pemerintah daerah bergerak cepat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, warga yang masih tinggal di sekitar rumah akan dibangunkan hunian sementara. Sementara itu, bagi warga yang memilih tidak menempati hunian sementara, pemerintah memberikan Dana Tunggu Hunian hingga rumah permanen selesai dibangun.
BNPB juga akan membangun tempat ibadah sementara untuk masyarakat. Untuk kebutuhan mendesak, pemerintah akan memasang tenda agar kegiatan ibadah tetap dapat berlangsung, kemudian dilanjutkan dengan pembangunan bangunan semi permanen.
Berdasarkan data BPBD, Kabupaten Sigi menjadi daerah yang paling terdampak gempa magnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/6). Bencana tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia dan merusak banyak rumah serta fasilitas umum.
Untuk mendukung penanganan darurat, BNPB telah menyalurkan berbagai bantuan logistik seperti tenda pengungsi, tenda keluarga, paket sembako, matras, selimut, kasur lipat, perlengkapan anak, hingga tenda untuk tempat ibadah sementara.
Pemerintah berharap bantuan tunjangan dan berbagai kebutuhan dasar tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat hingga proses pembangunan rumah selesai. (Rfi)


