Skrol untuk membaca pos

Pemerintah Suntik Rp400 Triliun ke Himbara untuk Dorong Pertumbuhan Kredit

Muh. Rifai
Ilustrasi Ai
A-AA+A++

Pertumbuhan kredit yang lebih tinggi diharapkan dapat membantu dunia usaha memperluas investasi, meningkatkan produksi, dan membuka lebih banyak lapangan kerja. Kondisi ini juga diyakini akan memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Purbaya memastikan kebijakan penempatan dana di Himbara tidak akan membebani keuangan negara. Menurutnya, kondisi fiskal Indonesia masih aman dan pemerintah tetap menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 di bawah batas maksimal 3 persen.

“Yang jelas, kondisi fiskal aman, defisit tidak akan lebih 3 persen, hampir pasti. Kita bisa kendalikan dengan baik karena ruangnya semakin terbuka lebar,” pungkasnya. ***

Berita Lainnya

APBN 2027 Ekspansif, Ini Sektor yang Dapat Anggaran Besar
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Apa Pemicunya?
Begini Peran APBN Menahan Dampak Gejolak Ekonomi Global
Semester I 2026, Belanja Negara Tembus Rp1.298,6 Triliun
Anggaran Kemenkeu 2027 Diusulkan Tetap Rp49,8 Triliun
Daya Beli dan Aktivitas Masyarakat Jadi Penopang Ekonomi Indonesia