WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Daya Beli dan Aktivitas Masyarakat Jadi Penopang Ekonomi Indonesia

Muh. Rifai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: Kemenkeu/Wismu Nanda Renando
A-AA+A++

Aktivitas ekonomi masyarakat yang terus meningkat menjadi salah satu faktor utama yang menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian global. Pemerintah menilai kondisi ekonomi nasional masih berada dalam jalur yang positif, didukung oleh konsumsi masyarakat, sektor industri, dan masuknya investasi ke dalam negeri.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Komisi XI DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026). Menurutnya, berbagai indikator ekonomi menunjukkan bahwa Indonesia mampu bertahan di tengah tekanan ekonomi dunia yang belum sepenuhnya pulih.




Pada Triwulan I-2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen. Angka tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi tetap berjalan kuat meskipun sejumlah negara masih menghadapi perlambatan pertumbuhan dan ketidakpastian pasar keuangan global.

Selain pertumbuhan ekonomi yang positif, inflasi nasional juga masih terkendali. Pada Mei 2026, inflasi tercatat sebesar 3,08 persen secara tahunan. Kondisi ini dinilai membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi dunia usaha untuk terus berkembang.

Pemerintah juga mencatat kinerja perdagangan luar negeri yang masih cukup baik. Neraca perdagangan Indonesia tetap mencatat surplus, sementara cadangan devisa berada pada level yang aman untuk mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Tidak hanya itu, sektor manufaktur mulai menunjukkan perbaikan pada Mei 2026. Peningkatan aktivitas produksi di sektor industri menjadi kabar baik karena berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi pada periode berikutnya.

“Demikian pula dengan kinerja sektor manufaktur ini menunjukkan perbaikan pada bulan Mei 2026, mengindikasikan penguatan aktivitas produksi dan menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ke depan,” ujar Purbaya.

Memasuki Triwulan II-2026, berbagai indikator ekonomi domestik kembali menunjukkan tren yang menguat. Salah satu yang terlihat adalah meningkatnya aktivitas belanja masyarakat. Data Mandiri Spending Index dan Indeks Keyakinan Konsumen Bank Indonesia menunjukkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi masih terjaga.

Berita Lainnya

Suku Bunga Tetap 5,75 Persen, BI Fokus Jaga Rupiah dan Pertumbuhan Ekonomi
BCA Cetak Kredit Rp1.036 Triliun hingga Juni 2026
Defisit APBN 2027 Dipatok 2,4 Persen, Target Pajak Jadi Tantangan
BI-Rate Tetap 5,75 Persen, Ini Arah Kebijakan BI
APBN 2027 Ekspansif, Ini Sektor yang Dapat Anggaran Besar
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, Apa Pemicunya?