Pasien Rela Menunggu, RS Undata Genjot Service Excellent
Kepercayaan masyarakat terhadap RS Undata Palu terus meningkat. Bahkan, banyak pasien memilih tetap menunggu di Unit Gawat Darurat (UGD) meski belum mendapatkan kamar rawat inap, daripada dirujuk ke rumah sakit lain.
Fakta tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes saat membuka Workshop Service Excellent bertema “Penguatan Budaya Pelayanan Prima Melalui Implementasi Nilai Berani Sehat” di Hotel Santika Palu, Kamis (4/6).
Menurut Reny, pihak RS Undata sebenarnya sudah menawarkan alternatif kepada pasien untuk menjalani perawatan di rumah sakit lain yang masih memiliki kamar kosong. Namun, banyak pasien tetap memilih menunggu hingga ruang rawat inap tersedia di RS Undata.
“Ini pertanda Undata semakin baik,” kata Reny.
Mantan Direktur RS Undata itu menilai kondisi tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut.
Di sisi lain, meningkatnya kepercayaan publik harus diimbangi dengan perbaikan kualitas pelayanan. Reny mengingatkan seluruh jajaran RS Undata agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan pelayanan kepada pasien.
Menurutnya, pelayanan prima tidak hanya berkaitan dengan tindakan medis, tetapi juga sikap, komunikasi, dan kemampuan petugas dalam memberikan kenyamanan kepada pasien serta keluarga.
Karena itu, melalui workshop yang diikuti tenaga medis dan pegawai administrasi, ia berharap terjadi perubahan budaya kerja yang lebih berorientasi pada kepuasan masyarakat.
“Saya berharap dengan service excellent ini kita bisa berubah,” ujarnya.
Workshop tersebut menghadirkan praktisi komunikasi publik Muchlis Anwar sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi komunikasi pelayanan publik guna mendukung peningkatan kualitas layanan di lingkungan rumah sakit.
Kegiatan itu turut dihadiri Direktur RS Undata dr. Jumriani, M.H., para wakil direktur, pegawai administrasi, serta tenaga medis RS Undata.
Tingginya minat pasien untuk tetap mendapatkan perawatan di RS Undata menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen rumah sakit. Kepercayaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat kini harus dijawab dengan pelayanan yang semakin cepat, ramah, dan profesional. (Red)


