Skrol untuk membaca pos

Final Liga Champions 2026: PSG Terancam Gagal Juara, Arsenal Datang Lebih Ganas

Muh. Rifai
Arsenal Vs PSG. Foto: Ai
A-AA+A++

Reporter UEFA untuk PSG, Alex Clementson, menyebut PSG kini memiliki kombinasi sempurna antara agresivitas menyerang dan ketahanan bertahan. Menurutnya, jika kedua elemen itu kembali muncul di final, PSG berpeluang menjadi tim pertama sejak Real Madrid yang mampu mempertahankan gelar Liga Champions.

Sementara reporter Arsenal, Joe Terry, menilai Arsenal sekarang jauh lebih matang dibanding musim lalu. Ia menyebut kekalahan semifinal dari PSG menjadi pelajaran penting yang membuat The Gunners berkembang lebih kuat musim ini.

Luis Enrique sendiri mencoba menjaga fokus timnya menjelang laga final.

“Hal terpenting bagi kami adalah lebih fokus pada diri sendiri dan tidak terlalu memikirkan lawan,” kata Luis Enrique.

Di sisi Arsenal, Declan Rice menyebut pencapaian timnya sudah layak diapresiasi, tetapi mereka ingin menyempurnakan perjalanan musim ini dengan trofi.

“Liga Champions adalah kompetisi paling bergengsi dan ini momen membanggakan bagi klub,” ujar Rice.

Sementara Bukayo Saka mengatakan seluruh skuad Arsenal ingin menutup kisah mereka musim ini dengan akhir yang sempurna di Budapest.

Final ini kemungkinan besar akan berjalan ketat sejak menit awal. Arsenal diprediksi bermain lebih hati-hati untuk membatasi ruang gerak Kvaratskhelia dan Dembele. Di sisi lain, PSG akan mencoba memaksa Arsenal bermain lebih terbuka agar tempo pertandingan meningkat.

Pengalaman final dan kualitas individu membuat PSG sedikit lebih diunggulkan. Tetapi Arsenal punya disiplin permainan dan mental underdog yang bisa menjadi ancaman serius.

Laga ini pada akhirnya akan ditentukan oleh detail kecil. Satu kesalahan bisa mengubah arah pertandingan, dan satu momen magis dapat menentukan siapa yang akan mengangkat trofi Liga Champions di Budapest. (Red)