Skrol untuk membaca pos

AC Milan dan PSG Sama-Sama Menang, Dua Raksasa Eropa Bangkit di Pekan Kelima

Muh. Rifai
Foto: Creative Ai
A-AA+A++

Akhir pekan sepak bola Eropa menghadirkan dua kemenangan penting dari AC Milan dan Paris Saint-Germain. Milan menundukkan Lecce 3-0 di San Siro, sementara PSG membawa pulang kemenangan 2-1 dari markas Marseille dalam Le Classique.

Dua hasil ini sama-sama punya cerita berbeda. Milan tampil meyakinkan sejak awal dan menyelesaikan pertandingan tanpa kebobolan. PSG harus melewati laga yang lebih panas dan menegangkan setelah Marseille bermain dengan 10 pemain di pengujung pertandingan.

Milan Kembali Menang dengan Cara Meyakinkan

AC Milan akhirnya kembali ke jalur kemenangan setelah melewati periode yang tidak terlalu mulus.

Menjamu Lecce pada giornata kelima Serie A 2026/2027 di San Siro, Senin (21/9/2026) dini hari WIB, Rossoneri menang telak 3-0.

Hasil tersebut terasa penting karena Milan sebelumnya melewati tiga pertandingan tanpa kemenangan di semua kompetisi. Mereka bermain imbang dalam dua laga Serie A sebelum kemudian kalah dari Benfica pada pertandingan pembuka Liga Europa.

Kali ini ceritanya berbeda.

Milan langsung mengambil kendali permainan. Christian Pulisic menjadi pembuka pesta pada menit ke-14.

Gol tersebut berawal dari umpan lambung Strahinja Pavlovic. Pulisic mampu mengontrol bola dengan baik sebelum melewati kiper Lecce, Wladimiro Falcone, dan menyelesaikan peluang menjadi gol.

Keunggulan 1-0 membuat Milan semakin nyaman menguasai pertandingan. Lecce tetap mencoba bertahan dengan disiplin, tetapi tuan rumah terlihat lebih berbahaya ketika memasuki area pertahanan lawan.

Milan sebenarnya sempat kembali mencetak gol melalui Pavlovic pada babak kedua. Namun, gol tersebut dianulir karena offside.

Lecce kemudian mencoba mengubah keadaan dengan memasukkan Esteban pada awal babak kedua. Sayangnya bagi tim tamu, perubahan tersebut belum cukup untuk membuat lini depan mereka lebih mengancam.

Justru Milan yang semakin menemukan ruang.

Pada menit ke-61, Adrien Rabiot menggandakan keunggulan. Gol tersebut lahir dari rangkaian serangan yang rapi dan menjadi momen ketika pertandingan mulai terasa berada sepenuhnya dalam kendali Milan.

Setelah 2-0, Lecce semakin kesulitan menemukan jalan keluar.

Milan kemudian menutup pertandingan melalui Diego Moreira pada menit ke-73. Gol tersebut lahir lewat aksi individu Moreira yang kembali menunjukkan kontribusinya di lini depan.