“Yang paling penting adalah bagaimana peningkatan kualitas alumni SMK Pariwisata,” tegasnya.
Usai diskusi, rombongan Komisi IV juga meninjau langsung sarana dan prasarana sekolah untuk melihat kondisi riil di lapangan sebelum melanjutkan kunjungan ke SMA Negeri 1 Balinggi.
Di SMA Negeri 1 Balinggi, pembahasan berfokus pada pelaksanaan PPDB, peran komite sekolah, bantuan beasiswa, serta transparansi pengelolaan dana sumbangan. Pihak sekolah juga menjelaskan bahwa kegiatan ekstrakurikuler terus diaktifkan sebagai bagian dari pembinaan siswa.
Isu mengenai sumbangan sekolah turut menjadi perhatian, di mana ditegaskan bahwa sumbangan bersifat tidak wajib dan pengelolaannya harus transparan melalui komite sekolah, bukan pihak sekolah secara langsung. Selain itu, dibahas pula penerbitan SK OSIS dan komite, serta perlunya keterlibatan komite baru dalam rapat sekolah.
Komisi IV DPRD Sulteng juga menerima aspirasi terkait kebutuhan fasilitas pendidikan dan perlengkapan penunjang yang masih perlu ditingkatkan. Melalui monitoring ini, DPRD berharap pelaksanaan PPDB dan tata kelola pendidikan di Parigi Moutong dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. ***



