Ia mengakui pernah dijanjikan kolam perendaman emas oleh seseorang. Namun menurutnya hingga saat ini kolam tersebut tidak pernah beroperasi maupun menghasilkan.
“Saya memang dijanjikan diberikan kolam perendaman, tapi sampai saat ini tidak ada isi dan tidak ada hasil,” jelasnya.
BACA JUGA:
Livand yang juga pernah menjabat sebagai Ketua Komnas HAM Papua menyebut bahwa aksi demonstrasi merupakan bagian dari mekanisme penyampaian aspirasi masyarakat yang biasa terjadi.
Terkait penyegelan kantor oleh massa aksi, ia mengatakan aktivitas perkantoran tetap berjalan seperti biasa.
“Kami akan buka karena kami berkantor,” ujarnya. ***







