WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Emas Tertekan Jelang FOMC, Serangan Houthi Picu Ketidakpastian Pasar

Muh. Rifai
Creative Ai
A-AA+A++

Di sisi lain, Houthi mengklaim menyerang kilang minyak Ras Tanura. Namun, otoritas Saudi belum mengonfirmasi klaim serangan tersebut. Reuters melaporkan adanya informasi kebakaran di dekat terminal minyak yang menurut laporan Bloomberg telah ditangani.

Harga minyak menjadi salah satu faktor yang perlu dipantau pelaku pasar emas. Reuters melaporkan minyak Brent sempat diperdagangkan pada US$116,26 per barel pada 27 Oktober, di tengah ketegangan geopolitik dan perkembangan diplomatik di Timur Tengah.




Kenaikan harga energi dapat memperbesar kekhawatiran inflasi dan membuat bank sentral lebih berhati-hati dalam melonggarkan kebijakan. Kondisi tersebut berpotensi membebani emas apabila memicu penguatan dolar dan kenaikan yield. Sebaliknya, eskalasi konflik juga dapat meningkatkan permintaan emas sebagai aset lindung nilai.

US$4.000 menjadi level psikologis

Dalam analisis teknikal, level US$4.000 menjadi area penting untuk memantau arah pergerakan XAU/USD. Namun, data harga dalam bahan awal perlu diperiksa kembali karena terdapat perbedaan dengan laporan Reuters lain yang menyebut emas justru naik sekitar 1 persen pada perdagangan Selasa, mencapai US$4.055,14 per troy ounce. Perbedaan ini membuat penetapan bias bearish berdasarkan satu kuotasi saja menjadi kurang kuat.

Dengan belum tersedianya konfirmasi grafik broker terbaru dalam bahan ini, tiga skenario berikut perlu diperlakukan sebagai kerangka pemantauan, bukan sinyal transaksi.

  • Bearish: tekanan jual berpeluang berlanjut apabila dolar dan yield menguat, disertai kegagalan harga mempertahankan area support terdekat.
  • Bullish: emas berpotensi pulih apabila dolar melemah, yield turun, atau permintaan aset aman meningkat akibat eskalasi geopolitik.
  • Sideways: harga dapat bergerak terbatas menjelang keputusan The Fed ketika pasar menunggu kepastian arah kebijakan moneter.

Level US$3.900 yang disebut dalam bahan awal juga belum dapat dipastikan sebagai target penurunan berdasarkan grafik terbaru. Konfirmasi support, resistance, MA50, MA200, serta momentum pada timeframe H1 dan H4 tetap diperlukan sebelum menyusun skenario entry.

FOMC menjadi katalis utama

Keputusan Federal Open Market Committee (FOMC) dijadwalkan pada Rabu, 28 Oktober, pukul 14.00 waktu Amerika Serikat bagian Timur, atau Kamis, 29 Oktober, pukul 02.00 WITA. Konferensi pers dijadwalkan pada pukul 02.30 WITA.

Berita Lainnya

Dolar Menguat Jelang FOMC, Mampukah Harga Emas Bertahan?
Dolar Menguat, Harga Emas Hadapi Risiko Penurunan Menuju US$3.800
Prediksi XAU/USD Jelang FOMC 29 Oktober 2026, Waspadai Pergerakan Dua Arah
Harga Emas Hari Ini dan Pekan Depan: Inflasi AS Memanas, Peluang Rebound Masih Terbuka
XAU/USD Jelang CPI AS: Emas di US$4.160, Level Ini Jadi Penentu!
Jadwal Lengkap News XAU/USD Oktober 2026, Data AS Berpotensi Guncang Pergerakan XAU/USD