Skrol untuk membaca pos

Barcelona Kokoh di Puncak LaLiga, Unggul Tiga Poin dari Real Madrid

Muh. Rifai
Barcelona. Foto: Ai
A-AA+A++

Barcelona belum kehilangan langkah di LaLiga 2026/2027. Bertandang ke Estadi Ciutat de València, Minggu (13/9/2026), Blaugrana menang 4-2 atas Levante dan mempertahankan rekor sempurna: lima pertandingan, lima kemenangan.

Sekilas, skor 4-2 terlihat seperti kemenangan nyaman. Kenyataannya tidak begitu.

Barcelona sempat unggul tiga gol dan terlihat akan menjalani malam yang relatif santai. Namun Levante bangkit dalam 10 menit terakhir, mencetak dua gol untuk membuat kedudukan berubah menjadi 2-3. Situasi yang tadinya terkendali mendadak panas.

Barulah Karim Adeyemi muncul sebagai penyelamat.

Gol pemain asal Jerman itu pada masa tambahan waktu mengakhiri perlawanan Levante sekaligus memastikan Barcelona pulang membawa tiga poin. Kemenangan ini membuat Barcelona mengoleksi 15 poin dari lima pertandingan dan tetap berada di puncak klasemen.

Barcelona Langsung Menekan

Barcelona tidak membutuhkan waktu lama untuk menunjukkan siapa yang ingin menguasai pertandingan.

Pada menit kelima, Xavi Espart membuka keunggulan. Gol tersebut menjadi gol senior pertamanya untuk Barcelona setelah memanfaatkan peluang yang dibangun dari sisi serangan.

Levante sebenarnya mencoba bertahan rapat, tetapi Barcelona terlalu dominan dalam penguasaan bola. Raphinha dan Lamine Yamal terus menjadi sumber ancaman dari sisi sayap, sementara Rodri dan Pedri membantu Barcelona mengontrol ritme permainan.

Menit ke-19, Barcelona mendapatkan gol kedua.

Lamine Yamal mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima assist Raphinha. Keunggulan 2-0 membuat Barcelona semakin nyaman memainkan bola.

Levante dipaksa lebih banyak bertahan. Barcelona terus memindahkan bola dari satu sisi ke sisi lain, mencari celah di antara lini pertahanan tuan rumah.

Namun masalah Barcelona mulai terlihat menjelang akhir babak pertama.

Levante tidak benar-benar mati. Ketika berhasil merebut bola, mereka mencoba menyerang dengan cepat. Barcelona memang memiliki penguasaan bola jauh lebih besar, tetapi transisi bertahan mereka beberapa kali membuat lini belakang berada dalam situasi tidak ideal.

Yamal Kembali Cetak Gol dari Penalti

Barcelona mengawali babak kedua dengan cara terbaik.

Pada menit ke-48, Barcelona mendapat hadiah penalti setelah Lamine Yamal dilanggar Aissa Mandi. Yamal maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna.