Timnas Spanyol meraih kemenangan besar saat menghadapi Arab Saudi pada laga Grup H Piala Dunia 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung di Atlanta Stadium, Atlanta, Amerika Serikat, Minggu, 21 Juni 2026, La Furia Roja menang telak dengan skor 4-0.

Hasil ini menjadi jawaban Spanyol setelah sebelumnya gagal meraih kemenangan pada pertandingan pertama. Bermain menyerang sejak awal, Spanyol tampil dominan dan tidak memberi banyak kesempatan kepada Arab Saudi untuk mengembangkan permainan.

Gol pertama Spanyol dicetak oleh Lamine Yamal pada menit ke-12. Pemain muda berusia 17 tahun itu kembali menunjukkan kualitasnya di panggung besar. Yamal berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang dan membawa Spanyol unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat para pemain Spanyol semakin percaya diri. Mereka terus menguasai bola dan membangun serangan dari berbagai sisi lapangan. Arab Saudi mencoba bertahan dan sesekali melakukan serangan balik, tetapi kesulitan menembus pertahanan lawan.

Skor 1-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Memasuki babak kedua, Spanyol langsung meningkatkan tempo permainan dan kembali menekan pertahanan Arab Saudi.

Mikel Oyarzabal menjadi pembeda pada awal babak kedua. Penyerang Spanyol itu mencetak dua gol dalam waktu singkat, masing-masing pada menit ke-51 dan menit ke-54. Dua gol tersebut membuat Spanyol semakin nyaman memimpin pertandingan.

Petaka bagi Arab Saudi berlanjut pada menit ke-65. Bek Hassan Al-Tambakti mencetak gol bunuh diri saat berusaha menghalau bola di depan gawang. Bola justru masuk ke gawang sendiri dan mengubah skor menjadi 4-0 untuk Spanyol.

Setelah unggul empat gol, Spanyol tetap mengendalikan jalannya pertandingan. Arab Saudi tidak mampu memberikan ancaman berarti hingga pertandingan berakhir.

Dominasi Spanyol terlihat jelas dari statistik pertandingan. Tim Matador mencatatkan 21 tembakan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara Arab Saudi hanya mampu melepaskan tiga tembakan dan satu yang tepat sasaran.

Dalam penguasaan bola, Spanyol juga jauh lebih unggul. Mereka menguasai bola hingga 65 persen, sedangkan Arab Saudi hanya 35 persen. Dari sisi operan, Spanyol mencatatkan 629 umpan dengan akurasi 90 persen. Arab Saudi hanya membuat 230 operan dengan akurasi 78 persen.

Statistik tersebut menunjukkan betapa sulitnya Arab Saudi keluar dari tekanan. Permainan tiki-taka khas Spanyol membuat lawan lebih banyak bertahan dan mengejar bola sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini membawa Spanyol ke puncak klasemen sementara Grup H Piala Dunia 2026 dengan koleksi empat poin dan selisih gol +4. Posisi tersebut menjadi modal penting untuk lolos ke babak 16 besar.

Pada laga terakhir grup, Spanyol akan menghadapi Uruguay. Sementara Arab Saudi harus bertemu Tanjung Verde dalam pertandingan yang sangat menentukan.

Bagi Arab Saudi, kekalahan ini membuat situasi semakin sulit. Dari dua pertandingan, mereka baru mengumpulkan satu poin. Selain itu, mereka sudah kebobolan lima gol dan baru mencetak satu gol.

Di sisi lain, kemenangan atas Arab Saudi menunjukkan bahwa generasi baru Spanyol semakin matang. Kehadiran pemain muda seperti Lamine Yamal, Pedri, dan Gavi membuat permainan Spanyol terlihat lebih cepat dan tajam.

Jika mampu mempertahankan performa seperti ini, Spanyol berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. Sementara Arab Saudi masih harus bekerja keras untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. (Rfi)