Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Andalan Utama, Spanyol Mulai Tinggalkan Generasi Lama
Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, akhirnya mengumumkan skuad sementara untuk Piala Dunia 2026. Dari 26 nama yang dibawa, perhatian langsung tertuju kepada wonderkid Barcelona, Lamine Yamal, yang kini tak lagi dianggap sekadar pemain muda pelengkap skuad.
Di usia yang masih sangat muda, Yamal justru mulai diposisikan sebagai wajah baru La Roja. Kepercayaan besar itu terlihat dari bagaimana De la Fuente tetap membangun lini serang Spanyol di sekeliling pemain Barcelona tersebut, bersama Nico Williams dan Dani Olmo.
Spanyol memang masih mempertahankan banyak pemain yang membawa mereka juara EURO 2024. Total ada 16 nama lama yang kembali dipanggil. Namun kali ini, nuansanya terasa berbeda. La Roja perlahan mulai bergerak menuju generasi baru.
Nama-nama senior seperti Rodri, Mikel Merino, dan Mikel Oyarzabal tetap jadi fondasi utama. Tetapi sorotan justru datang dari pemain-pemain muda yang mulai diberi ruang besar, termasuk Victor Munoz dan Marc Pubill.
Pubill bahkan belum pernah debut di tim senior Spanyol. Bek Atletico Madrid itu langsung masuk skuad Piala Dunia karena dianggap punya fleksibilitas bermain di beberapa posisi. Sementara Eric Garcia kembali mendapat tempat setelah performanya membaik bersama Barcelona musim ini.
Di sektor penjaga gawang, De la Fuente memilih kombinasi aman lewat Unai Simon, David Raya, dan Joan Garcia. Sedangkan di lini belakang, perubahan cukup terasa karena hanya tiga bek juara EURO 2024 yang masih bertahan: Marc Cucurella, Alejandro Grimaldo, dan Aymeric Laporte.
Lini tengah tetap menjadi kekuatan utama Spanyol. Rodri kembali jadi pusat permainan setelah pulih, ditemani Pedri, Fabian Ruiz, Martin Zubimendi, hingga Gavi. Kehadiran Pedri sendiri disebut De la Fuente sebagai kabar besar bagi timnya.
“Kami sangat merasakan dampak cedera Pedri di EURO. Jika dia bisa bermain seperti di klubnya, kami akan sangat terbantu,” kata De la Fuente melansir FIFA.
Pelatih berusia 64 tahun itu juga memberi perhatian khusus kepada Victor Munoz. Menurutnya, pemain muda tersebut membawa energi baru yang dibutuhkan Spanyol di turnamen panjang seperti Piala Dunia.
“Victor punya kecepatan dan intensitas. Dia bisa mengubah tempo pertandingan dan memberi banyak pilihan dalam permainan,” ujarnya.
Di lini depan, Spanyol masih mengandalkan kombinasi pemain berpengalaman dan muda. Oyarzabal, Ferran Torres, dan Borja Iglesias diproyeksikan menjadi tumpuan penyelesaian akhir.
Meski begitu, ada beberapa nama yang cukup mengejutkan karena tidak masuk skuad. Bek Real Madrid Dean Huijsen gagal dipanggil, begitu juga Alberto Moleiro dan Pablo Fornals. Sementara Fermin Lopez harus absen akibat patah tulang kaki kanan yang dialaminya pekan lalu.
Keputusan De la Fuente kali ini memberi gambaran jelas bahwa Spanyol mulai membangun tim dengan keseimbangan baru. Mereka tetap membawa kerangka juara Eropa, tetapi perlahan mulai menyerahkan panggung utama kepada generasi muda.
Dan di antara semua nama itu, Lamine Yamal menjadi simbol perubahan tersebut.
Spanyol sendiri akan memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 menghadapi Tanjung Verde pada 16 Juni di Atlanta Stadium. Setelah itu mereka menghadapi Arab Saudi dan Uruguay di fase grup.
Skuad sementara Spanyol untuk Piala Dunia 2026:
Kiper: Unai Simon, David Raya, Joan Garcia.
Bek: Pedro Porro, Marcos Llorente, Aymeric Laporte, Pau Cubarsi, Marc Pubill, Eric Garcia, Marc Cucurella, Alejandro Grimaldo.
Gelandang: Rodri, Martin Zubimendi, Pedri, Fabian Ruiz, Mikel Merino, Gavi, Alex Baena.
Penyerang: Mikel Oyarzabal, Lamine Yamal, Ferran Torres, Borja Iglesias, Dani Olmo, Victor Munoz, Nico Williams, Yeremy Pino.
Daftar tersebut masih bersifat sementara hingga FIFA menerima skuad final seluruh peserta pada 2 Juni mendatang. (Red)


