Borussia Monchengladbach akhirnya mengambil keputusan besar setelah mengawali Bundesliga 2026/2027 dengan hasil yang jauh dari harapan. Klub resmi berpisah dengan Eugen Polanski setelah menelan tiga kekalahan beruntun, termasuk kekalahan telak 0-5 dari Freiburg pada Sabtu, 12 September 2026.
Keputusan tersebut diumumkan sehari setelah kekalahan dari Freiburg. Reuters melaporkan Polanski menjadi pelatih pertama yang kehilangan pekerjaannya di Bundesliga musim ini setelah Monchengladbach gagal meraih satu pun poin dari tiga pertandingan awal.
Start seperti ini jelas bukan yang diharapkan klub.
Apalagi pada akhir musim lalu, Polanski masih mendapat kepercayaan untuk melanjutkan pekerjaannya. Ia berhasil membawa Monchengladbach finis di posisi ke-12 Bundesliga 2025/2026 dan menjauh dari ancaman degradasi.
Namun, sepak bola memang tidak mengenal banyak waktu untuk bernostalgia.
Begitu musim baru dimulai dan hasil buruk datang berturut-turut, posisi Polanski ikut berada di ujung tanduk.
Tiga Pertandingan, Tiga Kekalahan
Monchengladbach sebenarnya sudah mendapat sinyal bahaya sejak pertandingan pertama.
Menghadapi RB Leipzig, mereka kalah 0-3. Kekalahan tersebut membuat tim memulai musim tanpa poin, tetapi masih ada kesempatan untuk memperbaiki keadaan pada pekan berikutnya.
Sayangnya, kesempatan itu justru berubah menjadi mimpi buruk.
Pada pertandingan melawan Elversberg, Monchengladbach sempat berada dalam posisi yang sangat menguntungkan. Mereka mencetak tiga gol dan terlihat memiliki peluang untuk mengamankan kemenangan.
Tetapi pertandingan berubah drastis.
Elversberg bangkit dan mencetak empat gol untuk membalikkan keadaan. Monchengladbach akhirnya kalah 3-4 setelah kebobolan gol penentu pada menit-menit akhir.
Di sinilah pertandingan mulai memperlihatkan persoalan yang lebih serius.
Bukan cuma soal kalah, tetapi bagaimana tim kehilangan kendali setelah berada dalam posisi unggul.
Lalu datang pertandingan ketiga melawan Freiburg.
Kali ini ceritanya jauh lebih buruk.
Monchengladbach tidak mampu mencetak satu gol pun. Sebaliknya, Freiburg mencetak lima gol dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 5-0.
Dalam tiga pertandingan pertama, Monchengladbach sudah kebobolan 12 gol dan hanya mampu mencetak tiga gol.
Catatan tersebut membuat tekanan terhadap Polanski semakin besar.
Kekalahan 0-5 Jadi Titik Akhir
Kekalahan dari Freiburg menjadi pukulan paling keras bagi Monchengladbach.


