Manchester City menunjukkan mental juara dalam Derby Manchester. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-22, The Citizens justru mampu pulang dari Old Trafford dengan kemenangan 1-0 atas Manchester United, Minggu (13/9/2026).
Erling Haaland menjadi pembeda. Striker asal Norwegia itu mencetak gol pada menit ke-60 dalam laga yang berjalan panas dan penuh drama VAR.
Kemenangan ini menjaga start sempurna Manchester City di Premier League 2026/2027. City kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dan terus menempel Arsenal di puncak klasemen.
Yang membuat kemenangan ini terasa lebih spesial, City harus bertahan dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan setelah Phil Foden menerima kartu merah pada menit ke-22 akibat pelanggaran terhadap Bruno Fernandes.
City Kehilangan Foden, tetapi Tidak Kehilangan Kendali
Manchester City sebenarnya datang ke Old Trafford dengan modal sempurna. Namun, pertandingan berubah drastis ketika Foden diusir wasit pada menit ke-22.
Kartu merah tersebut membuat City harus mengubah pendekatan. Alih-alih terus memaksakan penguasaan bola seperti biasanya, tim asuhan Enzo Maresca bermain lebih rapat dan menunggu kesempatan untuk menyerang balik.
Manchester United tentu saja langsung mendapat keuntungan dari situasi tersebut.
Dengan keunggulan jumlah pemain, United lebih banyak menguasai permainan dan berusaha menekan pertahanan City. Marcus Rashford, Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha menjadi beberapa pemain yang mencoba membuka ruang.
Tetapi masalahnya, dominasi bola tidak otomatis menghasilkan gol.
City justru terlihat semakin nyaman ketika pertandingan masuk ke fase yang lebih terbuka. Lini tengah mereka bekerja keras untuk memutus aliran bola United, sementara pertahanan bertahan dengan disiplin.
Di sinilah pertandingan mulai berubah.
Haaland Muncul di Saat yang Tepat
Memasuki babak kedua, Manchester United seharusnya berada dalam posisi ideal. Mereka unggul jumlah pemain dan bermain di depan pendukung sendiri.
Namun, justru Manchester City yang menemukan gol.
Pada menit ke-60, Haaland menyelesaikan peluang untuk membawa City unggul 1-0.
Gol tersebut sempat menjadi kontroversi. Haaland awalnya dinyatakan offside, tetapi VAR melakukan pemeriksaan ulang. Hasil pemeriksaan menunjukkan posisi Patrick Dorgu membuat Haaland tetap onside, sementara pemain City lain yang berada dalam posisi offside tidak dianggap mengganggu jalannya permainan.







