Jika angka CPI lebih tinggi dari perkiraan, dolar AS dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat berpotensi mendapat dukungan. Situasi tersebut bisa memberikan tekanan terhadap emas.
Sebaliknya, CPI yang lebih rendah dari perkiraan dapat memberikan ruang bagi emas untuk kembali menguat.
Namun, hubungan tersebut tidak selalu berjalan secara otomatis. Pasar juga mempertimbangkan kondisi geopolitik, harga minyak, imbal hasil obligasi dan komentar pejabat The Fed.
Investor Perlu Memperhatikan Waktu Data
Bagi pembaca yang mengikuti gold atau XAUUSD, waktu rilis CPI menjadi bagian penting.
Data CPI Amerika Serikat dijadwalkan keluar pada pukul 08.30 waktu setempat atau 13.30 GMT. Karena itu, pasar dapat mengalami peningkatan volatilitas menjelang dan sesudah data tersebut dirilis.
Reuters mencatat pasar saat ini memberikan perhatian besar terhadap keputusan The Fed pada pertemuan 15-16 September. Ekspektasi kenaikan suku bunga juga meningkat setelah sejumlah data ekonomi menunjukkan tekanan inflasi yang masih kuat.
Artinya, CPI kali ini bukan hanya soal pergerakan emas dalam hitungan menit. Data tersebut juga dapat menjadi bagian penting dalam menentukan sentimen pasar untuk beberapa hari ke depan.
Untuk trader, kondisi seperti ini membutuhkan kehati-hatian. Harga gold dapat berubah dengan cepat ketika data ekonomi keluar. (Red)




