Di kantor Dipa, masalah justru mulai menimpa Melani. Polisi datang untuk memanggilnya karena seluruh aliran dana CSR ternyata masuk ke rekening atas namanya. Melani sangat terkejut karena rekening tersebut dulu dibuat atas perintah Dipa dengan alasan untuk mempermudah operasional yayasan.
Melani baru menyadari dirinya berada dalam masalah besar. Sementara itu, Dipa tanpa rasa bersalah memilih mengorbankan sekretaris yang selama ini setia bekerja dengannya demi menyelamatkan diri.
Menjelang sore, Davina mengantar mobil hadiah untuk Sena menggunakan mobil towing. Karena jalan menuju rumah Sena terlalu sempit, Davina menunggu Sena di depan gang agar proses penyerahan mobil lebih mudah.
Tanpa disadari Davina, Julian ternyata sudah mengawasi pergerakannya. Julian melihat kesempatan saat Davina berada sendirian dan mulai menyusun rencana untuk membalas dendam kepada Sena.
Sebelum menemui Davina, Sena masih sempat digoda Reza dan Dion yang menyuruhnya segera menyatakan perasaannya kepada Davina. Mereka menganggap hubungan keduanya semakin dekat setelah Sena mendapat hadiah mobil dari keluarga Kusuma.
Meski hanya tertawa menanggapi candaan sahabatnya, Sena tiba-tiba merasakan firasat buruk. Perasaan tidak tenang itu muncul tepat saat Julian mulai bergerak menjalankan rencananya.
Episode 86 ditutup dengan dua konflik besar. Dipa kembali berhasil lolos dari penyelidikan polisi setelah menjadikan Melani sebagai tumbal. Di sisi lain, Davina berada dalam bahaya karena Julian mulai mengincarnya sebagai balas dendam kepada Sena. Kelanjutan kisah ini dipastikan akan semakin menegangkan pada episode berikutnya. (Red)
Sumber: SCTV




