Sementara itu, Davina mulai panik karena tidak bisa menghubungi sang ayah. Kekhawatirannya semakin besar ketika panggilan telepon Sena datang dan mengabarkan bahwa Novan telah dilarikan ke rumah sakit akibat disengat tawon.
Davina segera menuju rumah sakit bersama keluarganya. Setibanya di sana, ia mengetahui bahwa Sena adalah orang yang menyelamatkan ayahnya. Namun kehadiran Sena kembali memicu ketegangan. Mayang dan Jihan masih menaruh curiga kepada Sena bahkan sempat menuduhnya sebagai penyebab musibah yang menimpa Novan.
Meski mendapat tuduhan menyakitkan, Sena memilih tetap tenang. Ia tidak membalas perkataan mereka dan justru lebih memikirkan kondisi Novan yang masih menjalani perawatan medis.
Di tengah suasana rumah sakit yang penuh kecemasan, Davina diam-diam memberikan susu kepada Sena sebagai bentuk terima kasih karena telah menyelamatkan ayahnya. Momen sederhana itu kembali memperlihatkan bahwa perasaan mereka belum benar-benar hilang.
Namun setelah semuanya terjadi, Sena kembali menegaskan niatnya untuk menjauh. Ia mengingat pesan Novan yang melarangnya bertemu dengan Davina. Keputusan itu membuat hati Davina semakin terluka.
Menjelang akhir episode, Davina kembali dilanda kebingungan. Setiap kali ia berusaha melupakan Sena, takdir justru terus mempertemukan mereka dalam berbagai keadaan. Pertanyaan besar pun muncul di benaknya: apakah perasaannya kepada Sena memang tidak akan pernah bisa berakhir?
Episode 75 ditutup dengan kondisi Novan yang masih menjalani penanganan medis, sementara hubungan Davina dan Sena kembali berada di persimpangan yang sulit. Di satu sisi mereka ingin saling menjauh, namun di sisi lain keadaan selalu mempertemukan keduanya kembali. (Red)
Sumber: RCTI



