Bayangan Davina semakin liar ketika ia membayangkan Sena mempertemukan Dipa dan Novan di sebuah tempat terpencil lalu mengancam mereka menggunakan pistol. Dalam khayalannya, Sena terlihat begitu marah dan siap membalas semua penghinaan yang pernah diterimanya.
Namun setelah mencoba berpikir lebih tenang, Davina menepis semua dugaan tersebut. Ia meyakinkan dirinya bahwa Sena bukan orang seperti itu. Baginya, Sena adalah sosok yang memiliki harga diri tinggi. Bahkan saat hubungan mereka berakhir, Sena mengembalikan semua barang pemberian Davina tanpa mengambil keuntungan sedikit pun.
Meski begitu, rasa penasaran Davina tidak hilang. Sebelum pulang, ia mencoba mencari informasi dari Reza tentang masa lalu Sena. Dengan hati-hati Davina bertanya mengenai pekerjaan, kebiasaan, hingga kemampuan Sena.
Reza yang berusaha menjaga rahasia sahabatnya menjawab sekenanya. Ia hanya mengatakan bahwa Sena pernah bekerja serabutan dan memiliki banyak kemampuan. Namun satu jawaban membuat Davina semakin penasaran, yaitu ketika Reza menyebut Sena sangat jago menembak.
Untungnya Reza segera menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah menembak burung di kampung menggunakan senapan angin. Meski begitu, penjelasan tersebut belum sepenuhnya menghilangkan kegelisahan Davina mengenai pistol yang ditemukan di kamar Sena.
Menjelang akhir episode, kondisi Sena mulai membaik dan demamnya turun. Saat terbangun, ia merasa ada sesuatu yang janggal. Sena menyadari sapu tangan yang digunakan untuk mengompresnya sangat familiar.
Kecurigaannya terbukti ketika Reza akhirnya mengaku bahwa Davina datang diam-diam untuk merawatnya. Pengakuan itu membuat Sena terdiam. Ia akhirnya mengetahui bahwa di balik sikap dingin dan jarak yang diciptakan, Davina masih sangat peduli kepadanya.
Namun ketenangan tersebut tidak berlangsung lama. Sena langsung teringat bahwa Davina sempat menanyakan berbagai hal tentang dirinya, termasuk soal kemampuan menembak. Hal itu membuatnya mulai khawatir jika Davina menemukan sesuatu yang seharusnya tetap menjadi rahasia.
Episode 71 ditutup dengan sejumlah pertanyaan besar yang belum terjawab. Apa sebenarnya rahasia di balik pistol yang ditemukan Davina? Apakah Sena menyimpan masa lalu yang selama ini tidak diketahui siapa pun? Dan mampukah Dipa menjalankan rencananya setelah mendapat peringatan keras dari Novan?


