WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Pemprov Gelontorkan Rp604,8 Miliar, Jalan Rusak di Sulteng Siap Disikat

Muh. Rifai
Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, melakukan groundbreaking Program Berani Lancar di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026). Foto: Istimewa
A-AA+A++

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan setiap anggaran yang dikeluarkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi daerah, pembangunan infrastruktur tetap ditempatkan sebagai prioritas karena dampaknya yang luas terhadap kehidupan masyarakat.

Anwar Hafid mengungkapkan, pembangunan ini dilaksanakan dalam kondisi fiskal yang tidak mudah. APBD Provinsi Sulawesi Tengah yang sebelumnya berada di kisaran Rp5,7 triliun kini mengalami penyesuaian menjadi sekitar Rp4,3 triliun. Meski demikian, pemerintah provinsi memilih melakukan efisiensi pada sejumlah pengeluaran operasional agar program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat tetap berjalan.




“Kami kurangi perjalanan dinas, kami kurangi berbagai pengeluaran operasional. Tapi pembangunan untuk rakyat tidak boleh berhenti. Jalan harus tetap dibangun, masyarakat harus tetap dilayani,” ujarnya.

Dari sisi pembangunan daerah, langkah tersebut menunjukkan upaya pemerintah menjaga keseimbangan antara efisiensi anggaran dan kebutuhan pembangunan. Infrastruktur masih dianggap sebagai salah satu sektor yang mampu memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi, terutama di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

Menurut Anwar Hafid, keberadaan jalan yang baik tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat. Infrastruktur yang memadai juga berperan dalam mempercepat distribusi barang, memperlancar akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

“Kalau ada jalan provinsi yang rusak, itu tanggung jawab gubernur. Karena itu saya tidak mau di akhir masa jabatan nanti masih ada jalan provinsi yang berlubang dan tidak layak digunakan masyarakat,” tegasnya.

Dalam pelaksanaan program tersebut, dukungan DPRD Provinsi Sulawesi Tengah menjadi salah satu faktor penting. Gubernur menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD yang memberikan persetujuan terhadap program pembangunan infrastruktur di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi daerah.

Ia juga memberikan penghargaan kepada para kepala daerah yang aktif memperjuangkan pembangunan di wilayah masing-masing. Salah satunya Bupati Sigi, Mohamad Rizal Intjenae, yang dinilai konsisten mengawal pembangunan ruas Palu–Kulawi karena memahami kebutuhan masyarakat terhadap akses jalan yang lebih baik.

Sementara itu, Mohamad Rizal Intjenae menyebut, pembangunan jalan dan jembatan yang masuk dalam Program Berani Lancar akan memberikan dampak besar bagi masyarakat. Menurutnya, infrastruktur yang baik akan mempercepat pergerakan ekonomi sekaligus membuka peluang baru bagi perkembangan daerah.