Persaingan papan atas BRI Super League 2025-26 semakin memanas jelang berakhirnya musim kompetisi. Hingga pekan ke-33, Persib Bandung masih memimpin klasemen sementara dengan raihan 78 poin, hanya unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda yang terus menempel di posisi kedua.

Persib Bandung tampil konsisten sepanjang musim dengan mencatat 24 kemenangan, enam hasil imbang, dan hanya tiga kekalahan. Tim berjuluk Maung Bandung itu juga memiliki pertahanan solid setelah hanya kebobolan 22 gol serta mengoleksi selisih gol +37.

Di bawah Persib, Borneo FC Samarinda menunjukkan performa impresif. Klub asal Kalimantan Timur tersebut juga mengantongi 24 kemenangan dari 33 pertandingan. Namun, jumlah hasil seri yang lebih sedikit membuat mereka terpaut dua poin dari pemuncak klasemen. Borneo FC menjadi tim paling produktif musim ini dengan torehan 67 gol.

Sementara itu, Persija Jakarta berada di posisi ketiga dengan 68 poin. Macan Kemayoran masih memiliki peluang mengamankan posisi tiga besar setelah mencatat 21 kemenangan sepanjang musim. Persija juga menjadi salah satu tim dengan lini pertahanan terbaik setelah hanya kebobolan 29 gol.

Persaingan di papan tengah juga berlangsung sengit. Persebaya Surabaya berada di posisi keempat dengan 55 poin, disusul Malut United FC dan Dewa United Banten FC yang sama-sama mengoleksi 53 poin.

Malut United FC tampil cukup mengejutkan musim ini dengan produktivitas gol tinggi. Mereka telah mencetak 67 gol, jumlah yang setara dengan Borneo FC Samarinda. Sementara Dewa United tetap menjaga peluang finis di papan atas berkat performa stabil sepanjang putaran kedua.

Di posisi ketujuh, Bhayangkara Presisi Lampung FC mengumpulkan 50 poin. Klub tersebut masih berpeluang memperbaiki posisi pada laga terakhir musim ini. Kemudian Bali United FC menempati posisi kedelapan dengan 48 poin.

Persaingan papan tengah juga melibatkan Arema FC, Persita, dan PSIM Yogyakarta yang sama-sama mengoleksi 45 poin. Ketiga tim masih memiliki peluang mengakhiri musim di posisi lebih baik tergantung hasil pertandingan terakhir.

Di zona bawah klasemen, tekanan besar dialami PSM Makassar yang masih berada di posisi ke-14 dengan 34 poin. Klub asal Sulawesi Selatan itu hanya terpaut dua poin dari zona merah sehingga wajib meraih hasil maksimal pada laga terakhir untuk memastikan bertahan di kompetisi kasta tertinggi.

Madura United FC dan Persis Solo juga belum aman dari ancaman degradasi. Madura United mengoleksi 32 poin, sedangkan Persis Solo memiliki 31 poin.

Sementara itu, tiga tim terbawah yakni Semen Padang FC dengan 20 poin dan PSBS Biak dengan 18 poin berada dalam situasi sulit untuk keluar dari zona degradasi. PSBS Biak menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak musim ini setelah kemasukan 88 gol dari 33 pertandingan.

Kompetisi BRI Super League 2025-26 kini tinggal menyisakan satu pertandingan. Perebutan gelar juara, posisi papan atas, hingga perjuangan menghindari degradasi dipastikan berlangsung ketat hingga pekan terakhir musim ini. (Rfi)