JAKARTA – Kabar duka menghampiri sepakbola Tanah Air. Kiper Badak Lampung FC sekaligus mantan kiper Persija Jakarta, Daryono menghembuskan nafas terakhir di usia 26 tahun pada hari Senin (9/11) pagi.

Ucapan belasungkawa atas meninggalnya Daryono disampaikan melalui akun media sosial Persija Jakarta.

Direktur Olahraga Persija, Ferry Paulus juga menyampaikan duka cita melalui situs resmi Persija. Menurutnya, Daryono adalah sosok pekerja keras yang sangat peduli dengan keluarga.

“Daryono adalah pemain pekerja keras. Sebelum menikah, sebagian besar gaji dikirimkan untuk keluarga dan orang tua. Anaknya santun, tidak pernah menuntut dan sangat taat agama,” kata Ferry Paulus.

Ferry Paulus menambahkan, “Selamat jalan Daryono. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-Nya dan segala dosa diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” tutur Ferry menambahkan.

Sebelumnya, pada Oktober lalu, akun Instagram Badak Lampung FC memposting bahwa Daryono harus mendapat perawatan intensif di rumah sakit karena demam berdarah dengue (DBD). Ia sempat masuk ICU di RS Urip Sumoharjo, Lampung. Namun, ia dirujuk ke rumah sakit di Jakarta atas permintaan keluarga.

Daryono bergabung dengan Persija pada tahun 2012. Kiper kelahiran 5 Maret 1994 ini sempat menjadi skuad Persija U-21. Sukses di U-21, ia dipromosikan ke tim utama.

Daryono menjadi salah satu pemain yang membawa Persija menjuarai Liga 1 di musim 2018. Selain itu, Persija juga juara di Piala Indonesia dan satu gelar Piala Presiden di musim itu.

Pada awal musim Liga 1 2019, Daryono bergabung dengan Badak Lampung FC agar bisa mendapat menit bermain. Ia menjadi andalan di bawah mistar. Dalam 20 pertandingan di Liga 1 2019, ia sukses mengagalkan tiga dari empat penalti lawan.

Namun, Daryono kini telah berpulang ke Rahmatullah. Semua kenangan manis yang telah diberikan Daryono untuk Badak Lampung FC dan Persija tidak akan pernah terlupakan.

Selamat jalan Daryono!