Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, angka kemiskinan di provinsi tersebut mengalami penurunan. Pada 2024, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 11 persen, sementara pada 2026 turun menjadi 10,55 persen.
Anwar Hafid menilai capaian itu menjadi salah satu indikator bahwa tata kelola pemerintahan, termasuk pengelolaan data, mulai menunjukkan hasil. Ia menyebut penurunan angka kemiskinan tersebut sebagai perkembangan positif yang perlu terus dijaga dan ditingkatkan.
“Ada beberapa indikator dari BPS yang merilis beberapa data, alhamdulillah angka kemiskinan kita dari 2024 dari 11 persen sekarang turun 10,55 persen,” jelasnya.
Meski demikian, ia mengingatkan, penurunan tersebut belum menjadi alasan untuk berpuas diri. Pemerintah daerah tetap harus bekerja keras agar angka kemiskinan terus menurun dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.
Selain kemiskinan, indikator kesejahteraan masyarakat lainnya juga menunjukkan perkembangan. Data BPS mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Sulawesi Tengah pada 2025 mencapai 72,82 persen. Angka tersebut meningkat sebesar 0,80 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Peningkatan IPM tersebut mencerminkan adanya perbaikan pada sejumlah aspek, seperti pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat. Salah satu indikator yang turut mengalami kenaikan adalah umur harapan hidup.
Bayi yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki usia harapan hidup hingga 71,10 tahun. Angka ini meningkat 0,26 tahun dibandingkan dengan bayi yang lahir pada tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut menunjukkan adanya perkembangan dalam layanan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.
“IPM kita juga naik walaupun tidak signifikan tapi tetap naik dibanding 2025 kemarin,” pungkas Anwar.
Ia berharap seluruh capaian tersebut menjadi motivasi bagi ASN untuk terus bekerja lebih baik. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, lanjutnya, harus mampu menjaga tren positif berbagai indikator pembangunan melalui kebijakan yang responsif dan berbasis data. Ia mengajak seluruh ASN menjadikan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada rakyat. ***







