WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Bang Doel: Dari Loper Koran ke Deadline News, Perjalanan Panjang yang Menginspirasi

Muh. Rifai
Andi Attas Abdullah
A-AA+A++

Sepuluh tahun berlalu. Bang Doel telah menjadi bagian dari sejarah pers di Sulawesi Tengah. Tapi ia tahu, waktunya telah tiba untuk melangkah lebih jauh.

Setelah satu dekade mengabdi di Nuansa Pos, Bang Doel mengambil keputusan besar. Ia ingin membangun medianya sendiri.




Dengan tekad yang tak tergoyahkan, pada 9 Maret 2009, ia mendirikan Deadline News.

Awalnya, hanya sebuah tabloid cetak. Tidak ada kantor besar, tidak ada modal melimpah. Hanya ada semangat. Hanya ada keyakinan bahwa berita harus tetap sampai kepada rakyat.

Bang Doel bekerja siang dan malam. Menulis berita. Mencari iklan. Menjaga agar Deadline News tetap hidup. Tantangan datang bertubi-tubi. Keuangan yang tidak stabil. Tekanan dari berbagai pihak. Bahkan ancaman.

Tapi ia tetap bertahan.

Tahun demi tahun berlalu. Teknologi berkembang. Bang Doel melihat bahwa masa depan bukan lagi di media cetak, tetapi di dunia digital.

Tujuh tahun setelah berdiri, Deadline News berubah. Dari tabloid cetak, ia bertransformasi menjadi portal berita digital dengan nama deadline-news.com.

Bukan hanya itu. Jika sebelumnya diterbitkan oleh CV Grafika Nokilala, kini Deadline News berada di bawah PT Media Perkasa Sulteng, yang menaungi lima media online:

  • deadline-news.com

  • detaknews.id

  • deadlinews.com

  • morowalipost.com

  • deadlinews.co

Bang Doel telah membuktikan bahwa dari loper koran, ia mampu membangun sesuatu yang lebih besar.

Bagi Bang Doel, media bukan hanya tentang berita. Bukan hanya tentang mengabarkan fakta.

Media juga tentang kepedulian. Tentang memberi harapan.

Setiap tahun, saat ulang tahun Deadline News, Bang Doel dan timnya tidak merayakannya dengan pesta. Mereka berbagi dengan anak-anak panti asuhan dan kaum dhuafa.

Ia ingin memastikan bahwa media ini tidak hanya bicara tentang keadilan, tetapi juga menebarkan kasih sayang.

“Kami ingin media ini tidak hanya bermanfaat dari segi informasi, tapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya dalam salah satu perayaan ulang tahun Deadline News.

Dalam diam, di balik kerja kerasnya, ada kepedulian yang tidak pernah padam.

Kini, lebih dari dua dekade telah berlalu sejak ia pertama kali menggenggam setumpuk koran di tangannya.