Skrol untuk membaca pos

PETI Marak Lagi di Lambunu, Polda Sulteng Segera Tertibkan

Muh. Rifai
Excavator saat melintasi jalan utama Desa Tirtanagaya menuju Bendungan Lambunu pada malam hari dan Sungai Lambunu yang telah keruh. FOTO: Tim
A-AA+A++

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas utama guna menghindari bentrokan dengan masyarakat setempat.

“Mereka adalah saudara kita. Pendekatan persuasif tetap menjadi prioritas, sehingga situasi dapat terkendali tanpa ada gesekan,” tutupnya.

Kerusakan Lingkungan

Selain melanggar hukum, aktivitas PETI ini menimbulkan dampak buruk terhadap lingkungan. Sungai Lambunu, yang menjadi sumber air utama masyarakat, kini tercemar dengan kondisi air yang berubah keruh akibat aktivitas tambang ilegal.

Kerusakan lingkungan ini juga merugikan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sumber daya alam yang kini tercemar.

Penegakan hukum yang tegas menjadi kebutuhan mendesak untuk menghentikan aktivitas tambang ilegal yang terus berkembang di wilayah ini, guna melindungi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. /Tim