WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

DPRD Sulteng Hadiri FGD Selat Makassar Summit 2024

Muh. Rifai
A-AA+A++

Menurutnya, Pengembangan Kawasan Selat Makassar memperhitungkan keterkaitan dan konektifitas dengan daerah disekitar wilayah Ibu Kota Nusantara .

“Saat ini Pemda Provinsi Sulawesi Tengah menggagas langkah pengelolaan kawasan Selat Makassar secara bersama dengan provinsi-provinsi lainnya yang bersinggungan untuk lebih meningkatkan pencapaian target pembangunan makro yang akan memberikan dampak pada penguatan fondasi ekonomi daerah menunjang IKN,” ujar sekprov.




Satu inisiasi Pemerintah Provinsi Sulteng yaitu membangun jalan by pass Tambu-Kasimbar yang menghubungkan antara perairan Teluk Tomini Sebelah Timur Pulau Sulawesi dengan Perairan Selat Makassar Sebelah Barat Pulau Sulawesi serta antara Kawasan Indonesia Timur dengan Ibu Kota Nusantara.

“Jalan by pass ini memotong leher Sulawesi dengan panjang daratan terpendek yaitu kurang lebih 30 km, jika jalan ini terbangun, maka jarak tempuh wilayah Kawasan Timur Indonesia akan lebih singkat, cepat dan efisien bahan bakar menuju IKN,” terang Sekprov.

Selain itu, sepanjang jalur konektivitas tersebut akan memunculkan kota-kota dengan pertumbuhan ekonomi baru.

Kepada peserta aktif agar dapat memberikan masukan dan gagasan yang konstruktif untuk memperkuat kerjasama antar provinsi yang berbatasan dengan Selat Makassar diperlukan kerjasama dalam mengatasi berbagai tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Wilayah Sulteng.

Dikatakannya, dengan kerjasama dan sinergi yang baik, Selat Makassar dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam hal pembangunan dan kerjasama lintas provinsi.

Mengakhiri sambutannya, gubernur melalui Sekprov Sulteng, mengajak peserta aktif untuk menjalin kerjasama yang erat dan berkesinambungan untuk mewujudkan potensi Selat Makassar sebagai pusat perdagangan dan ekonomi yang maju dan berkelanjutan.

“Terima kasih atas partisipasi dan kontribusi semua pihak dalam acara ini, semoga dapat memberikan hasil yang bermanfaat dan menjadi langkah awal yang baik menuju kesuksesan Selat Makassar Summit 2024,” tutupnya.

Sementara Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Dr.Ir.Alimuddin Paada.MS, menyampaikan bahwa kegiatan FGD tersebut sangatlah baik, karena telah melibatkan seluruh komponen yang ada di wilayah sulteng, namun untuk kedepannya bahwa hal ini menyangkut 5 provinsi yang ada di indonesia, maka sangatlah penting adanya pertemuan regional diantara kelima provinsi tersebut yakni Provinsi Sulawesi Tengah, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Barat, Provinsi Kalimantan Timur, dan Provinsi Kalimantan Selatan.