Skrol untuk membaca pos

Alat Berat Masih Beraktivitas di PETI Lobu, Siapa Pemiliknya?

Muh. Rifai
Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sungai Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupatan Parigi Moutong. Foto Tangkapan Layar.
A-AA+A++

“Jangan nanti sudah terjadi bencana yang menimbulkan korban jiwa, baru pihak kepolisian turun melakukan penindakan. Dari sekarang Polda sudah harus melakukan penertiban, karena aktivitas pertambangan illegal itu sudah diketahui banyak orang dan telah beberapa kali dimuat di media,” pintanya.

Sementara, pihak Polres Parigi Moutong yang dikonfirmasi terkait desakan tersebut hanya memberikan tanggapan normatif.

Kapolres Parigi Moutong, AKBP Jovan Reagal Sumual yang dikonfirmasi via kontak aplikasi WhatsApp, pada Kamis 16 April 2024, menyatakan akan mencari tahu soal aktivitas PETI di Kecamatan Moutong.

“Untuk dugaan kegiatan PETI nanti kami cek ya. Terima kasih infonya,” jawab Kapolres Jovan Reagal.

Bahkan terkait dugaan PETI di wilayah tersebut, Kapolres Jovan Reagal menyarakan agar dikonfirmasi langsung kepada Kasat Reskrim Polres Parimo, Anang.

“Biar secara teknis bisa lebih detail. Terima kasih,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, pihak Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum) LHK Sulawesi diminta menindak tegas para perusak hutan dan lingkungan di Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulteng.

Desakan itu muncul setelah salah satu tokoh pemuda Parigi Moutong, Fahriyanto meminta pihak Polda Sulteng, Polres, dan Pemda Parigi Moutong untuk menertibkan PETI di Lobu, apalagu ada dugaan aparat terlibat di dalamnya.

“Upaya kita sudah cukup lumayan mendesak aparat, tapi sampai hari ini yang kami tahu belum ada sikap dan tindakan tegas,” kata Fahriyanto yang juga mantan Ketua LS-ADI Sulawesi Tengah.

Oleh sebab itu, Dia mendesak pihak Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum) LHK Sulawesi menindak tegas para perusak hutan dan lingkungan di Desa Lobu, Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Kalau data-data foto dan video yang kami lihat, kami jadi prihatin dengan kondisi hutan yang ada di sana akibat maraknya dugaan aktivitas tambang ilegal,” ujar Fahri sapaan Fahriyanto.

Ia berharap agar pihak Gakkum LHK Sulawesi melakukan operasi penertiban dan mengusut pihak-pihak yang terlibat di dalam aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah lokasi di Desa Lobu Moutong.