“Kemungkinan laporan ini hanya di bawah meja. Karena setelah saya lihat alurnya dengan saksi M. Artur tidak tercantum nama H. Basir Tanase sebagai terlapor,” ujarnya.
Suprianus menyatakan, laporan H. Asep terhadap H. Basir Tanase dengan tuduhan dugaan penipuan Rp200 juta dengan menyebutkan dijanjikan paket proyek di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang itu, sudah terlanjur menjadi perbincangan publik dan sudah mengarah kepada pencemaran nama baik.
Sebagai kuasa hukum Basir Tanase, pihaknya akan menempu jalur hukum dan akan melaporkan H. Asep Cs atas dugaan pencemaran nama baik.
Meski begitu kata Nyong, pihaknya masih akan melakukan investigasi lebih mendalam, untuk mengetahui duduk persoalan sebenarnya.
“Kemungkinan ini hanya persoalan kekecewaan H. Asep, karena saya juga sudah bertemu langsung di kediamannya di Bandung,” tandasnya.
Sebelumnya ramai diberitakan, mantan Plt Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Ir. Basir Tanase, dipolisikan atas dugaan kasus penipuan dan penggelapan.
Pelapor dalam kasus ini adalah Ir. H. Asep Rony Noorhidayat warga Kota Tasikmalaya, Jawa Barat.
Ir. Basir dilapor ke Polres Tasikmalaya Kota karena diduga telah melakukan penipuan yang mengakibatkan pelapor mengalami kerugian ratusan juta rupiah.
Melansir nasional.id, H. Asep menyebutkan, bahwa dirinya mendapat tawaran 2 paket proyek yang nilainya Rp68 dan Rp48 miliar dari salah satu tim Gubernur Sulteng.
Setelah itu, H. Asep berangkat dari Kota Tasikmalaya ke Jakarta untuk bertemu dengan orang-orang yang menawarkan proyek tersebut.
“Dan saat di Jakarta, kami bertemulah dengan mereka yakni Ibu Saadiah, pak Amir, dan pak H. Artur. Ibu Saadiah ini mewakili pak Kadis (Basir Tanase) karena katanya pak Kadis tidak bisa hadir lantaran ada urusan di Bandung,” tutur H. Asep.
“Dalam pertemuan itu pak Amir memperkenalkan diri ke kami sebagai PPK dan PPTK pada proyek yang ditawarkan ke kami itu. Lalu kami diminta membayar uang deposit 1 paket proyek senilai Rp100 juta, maka kami bayar Rp200 juta karena kami ambil dua paket,” katanya.



