Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menyatakan dukungan terhadap upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui penguatan kesiapsiagaan personel serta koordinasi lintas sektor.
Dukungan tersebut ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Arnila Hi. Moh. Ali, dalam Apel Gelar Pasukan dan Pemberangkatan Personel Operasi Aman Tinombala 2026 di halaman Mapolda Sulteng, Selasa (27/10/2026).
Kehadiran Arnila menjadi bentuk dukungan legislatif terhadap langkah antisipasi yang dilakukan aparat keamanan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi potensi karhutla di Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolda Sulteng, Irjen Pol. Rizal Irawan, S.I.K., M.H., serta dihadiri perwakilan Gubernur Sulawesi Tengah, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemprov Sulteng, dan tamu undangan lainnya.
Bagi DPRD Sulteng, kesiapan menghadapi ancaman karhutla memerlukan sinergi seluruh unsur, mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, hingga masyarakat. Koordinasi yang terbangun diharapkan dapat mendukung pelaksanaan langkah pencegahan dan penanganan secara terpadu.
Dukungan DPRD juga diarahkan pada penguatan upaya antisipasi sebelum kebakaran meluas. Kesiapan personel perlu disertai ketersediaan sarana pendukung, pemetaan potensi kerawanan, serta langkah pencegahan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pihak terkait.
Selain kesiapan aparat, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko kebakaran. Edukasi mengenai bahaya pembakaran lahan secara sembarangan perlu terus ditingkatkan agar masyarakat turut berperan aktif menjaga lingkungan di wilayah masing-masing.
Karhutla berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari gangguan kesehatan akibat asap, kerusakan lingkungan, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga. Oleh karena itu, upaya pencegahan perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya ketika kebakaran terjadi, tetapi juga dalam kegiatan sehari-hari masyarakat.
Melalui dukungan terhadap Operasi Aman Tinombala 2026, DPRD Provinsi Sulawesi Tengah mendorong agar koordinasi antarlembaga dan kesiapsiagaan personel terus diperkuat. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk menghadapi potensi karhutla sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan di Sulawesi Tengah. ***




