Kebakaran Kilang Minyak Belum Bisa Dipadamkan, Total Korban Sementara 20 Orang

Bagikan Artikel Ini

INDRAMAYUKebakaran kilang minyak RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, belum dapat dipadamkan, namun dipastikan sudah dapat dikendalikan.

“Dibanding dengan semalam, saat ini kobaran api sudah mulai berkurang,” kata Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Ahmad Dofiri di Indramayu, Senin, 29 Maret 2021.

Ia menuturkan langsung melihat ke lokasi kejadian dan mendapatkan penjelasan dari Pertamina, terkait proses penanganan kebakaran di kilang minyak Pertamina.

Dofiri mengatakan saat ini lokasi tangki yang terbakar sudah dilakukan isolasi, agar api tidak menyebar ke tangki lainnya yang berada di sekitar lokasi.

“Langkah awal yang bisa dilakukan yaitu dengan mengisolasi kobaran api, jangan sampai menyambar ke tangki lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan penanganan kebakaran di kilang minyak memang tidak seperti biasa, karena butuh cara khusus dan penanganan juga terus berkoordinasi dengan Pertamina.

Selain itu, dari informasi yang ada juga bantuan dari Pertamina Cilacap dan juga Jakarta. Bantuan itu diharapkan bisa segera menangani kebakaran yang terjadi.

“Apabila apinya sudah mulai meredup kemungkinan akan dilakukan segera pemadaman, karena penanganannya tidak seperti kebakaran biasa. Kami mendapatkan laporan adanya bantuan dari Cilacap dan Jakarta, mudah-mudahan nanti siang bisa datang,” katanya.

Plt Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indramayu Caya mengatakan, Dalam peristiwa ini, sebanyak lima orang mengalami luka bakar berat dan 15 lainnya mengalami luka ringan.

“Data sementara ada lima orang yang mengalami luka bakar berat,” ujarnya Senin, 29 Maret 2021.

Caya mengatakan, total korban sampai saat ini terdata sebanyak 20 orang yang sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat dan dari jumlah tersebut 15 mengalami luka ringan serta lima lainnya luka berat.

BACA JUGA  Kamar Kos Terbakar di Manimbaya, Satu Meninggal

Menurutnya para korban yang mengalami luka-luka tersebut karena rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, serta ada juga yang sedang melintas jalan ketika terjadi kebakaran.

“Korbannya beragam ada warga sekitar dan juga pengguna jalan,” tuturnya.

Ia menambahkan selain menyebabkan korban luka, ada juga warga sekitar lokasi kebakaran yang mengungsi ke tempat lebih aman.

“200 orang di GOR milik Pertamina dan 300 lainnya di Pendopo Indramayu,” katanya. [Ant]

loading...

Bagikan Artikel Ini

Komentar

Masih Hangat