WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Emas Turun Usai The Fed Tahan Suku Bunga, XAU/USD Dibayangi Data PCE

Muh. Rifai
Creative Ai
A-AA+A++

Dari sisi permintaan fisik, impor bersih emas China melalui Hong Kong meningkat lebih dari 28% pada September dibandingkan Agustus, menurut laporan yang dikutip dalam bahan analisis. Permintaan tersebut berpotensi menjadi penopang harga, meski belum cukup untuk menghapus tekanan jangka pendek.

Data PCE AS Jadi Katalis Berikutnya

Pasar kini menunggu laporan Personal Consumption Expenditures (PCE), indikator inflasi yang menjadi salah satu acuan utama The Fed, serta estimasi awal pertumbuhan ekonomi AS kuartal III.




Berdasarkan jadwal dalam bahan analisis, kedua laporan tersebut dan klaim pengangguran mingguan AS diperkirakan dirilis pada Kamis, 29 Oktober, sekitar pukul 20.30 WITA. Hasilnya belum tersedia ketika pembaruan ini disusun pukul 13.21 WITA.

Jika inflasi PCE lebih tinggi daripada perkiraan, ekspektasi suku bunga tinggi berpotensi menguat dan menambah tekanan terhadap emas. Sebaliknya, inflasi yang lebih rendah dapat memicu pemulihan XAU/USD, terutama apabila diikuti pelemahan dolar AS dan yield obligasi.

Namun, respons pasar tidak hanya bergantung pada angka inflasi. Pertumbuhan ekonomi dan data tenaga kerja juga dapat mengubah penilaian investor terhadap keputusan The Fed berikutnya.

XAU/USD di Bawah Pivot, Support US$4.000 Jadi Perhatian

Secara teknikal, harga emas masih berada di bawah pivot harian US$4.058,23. Posisi ini menunjukkan tekanan bearish jangka pendek masih dominan berdasarkan level referensi perdagangan yang digunakan.

Level teknikal berikut merupakan acuan dari data perdagangan 28 Oktober yang diterbitkan Trident Academy pada 29 Oktober, bukan kuotasi pasar langsung.

  • Resistance 1: US$4.091,54
  • Resistance 2: US$4.116,00
  • Pivot harian: US$4.058,23
  • Support 1: US$4.033,77
  • Support 2: US$4.000,46
  • Support lanjutan: US$3.975,69

Harga acuan Reuters sebesar US$4.037,98 berada di bawah pivot dan relatif dekat dengan support pertama US$4.033,77. Jika level tersebut ditembus dengan tekanan jual yang berlanjut, emas berpotensi bergerak menuju US$4.000,46.

Penurunan di bawah US$4.000,46 dapat membuka ruang pengujian US$3.975,69. Sebaliknya, apabila pembeli mampu mempertahankan support terdekat dan mengangkat harga kembali ke atas US$4.058,23, peluang pemulihan menuju US$4.091,54 mulai terbuka.

Penembusan resistance pertama diperlukan untuk memperkuat sinyal pemulihan. Tanpa konfirmasi tersebut, kenaikan harga masih berisiko menjadi rebound sementara di tengah tekanan jual.

Berita Lainnya

Dolar Menguat dan Yield Tembus 5%, Harga Emas Terancam Tembus Support
Emas Tertekan Jelang FOMC, Serangan Houthi Picu Ketidakpastian Pasar
Dolar Menguat Jelang FOMC, Mampukah Harga Emas Bertahan?
Dolar Menguat, Harga Emas Hadapi Risiko Penurunan Menuju US$3.800
Prediksi XAU/USD Jelang FOMC 29 Oktober 2026, Waspadai Pergerakan Dua Arah
Harga Emas Hari Ini dan Pekan Depan: Inflasi AS Memanas, Peluang Rebound Masih Terbuka