WhatsApp Image 2026-10-26 at 23.12.47

Dolar Menguat Jelang FOMC, Mampukah Harga Emas Bertahan?

Muh. Rifai
Creative Ai
A-AA+A++

Level US$4.000 Menjadi Penentu Arah XAU/USD

Dari sisi teknikal, level US$4.000 menjadi area psikologis yang perlu direbut kembali oleh pembeli. Selama harga belum mampu bertahan di atas level tersebut, risiko tekanan jual masih terbuka.

Apabila penurunan berlanjut dan harga menembus US$3.900 secara meyakinkan, area US$3.800 menjadi level risiko berikutnya yang patut dipantau. Acuan tersebut sejalan dengan pandangan analis yang dikutip Reuters, tetapi bukan target yang pasti tercapai.




Sebaliknya, apabila XAU/USD kembali menembus dan bertahan di atas US$4.000, peluang pemulihan dapat terbuka. Skenario bullish akan lebih kuat jika penguatan emas disertai pelemahan dolar dan penurunan imbal hasil obligasi AS.

Pasar juga berpotensi bergerak mendatar di sekitar US$4.000 ketika investor menunggu keputusan FOMC. Dalam kondisi tersebut, pergerakan harga dapat berlangsung cepat setelah muncul informasi baru mengenai arah kebijakan moneter.

Konfirmasi melalui grafik broker tetap diperlukan sebelum menentukan posisi. Data MA50, MA200, serta struktur harga pada timeframe H1 dan H4 belum tersedia dalam bahan analisis ini sehingga belum dapat digunakan untuk memastikan sinyal masuk maupun keluar.

FOMC dan Data PDB serta PCE Menjadi Katalis Berikutnya

Pertemuan FOMC berlangsung pada 27–28 Oktober waktu Amerika Serikat. Keputusan kebijakan dijadwalkan pada Rabu, 28 Oktober, pukul 14.00 waktu Eastern, atau Kamis, 29 Oktober, pukul 02.00 WITA. Jadwal tersebut sesuai kalender resmi Federal Reserve.

Setelah keputusan diumumkan, perhatian pasar akan tertuju pada pernyataan The Fed dan penjelasan mengenai prospek inflasi serta suku bunga. Sinyal hawkish berpotensi memperkuat dolar dan menekan emas, sedangkan sikap yang lebih lunak dapat membuka ruang pemulihan.

Pada Kamis, 29 Oktober, pukul 20.30 WITA, pasar juga menantikan data awal produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal III dan indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) untuk September. Kedua rilis tersebut dijadwalkan pada pukul 08.30 waktu Eastern.

Data ekonomi yang lebih kuat atau inflasi yang lebih tinggi daripada perkiraan dapat memperkuat ekspektasi suku bunga ketat. Sebaliknya, data yang lebih lemah berpotensi mengurangi tekanan terhadap emas, bergantung pada respons dolar dan imbal hasil obligasi.