Skrol untuk membaca pos

Ari Lasso Tutup HUT Kota Palu ke-48, Janji 8 Artis Menanti Tahun Depan

Muh. Rifai
Penampilan Ari Lasso di malam puncak perayaan HUT Kota Palu ke-48 di Taman Vatulemo. Foto: Infopena.com
A-AA+A++

Puluhan ribu warga memadati Taman Vatulemo, Rabu malam (30/9/2026), untuk menikmati malam puncak HUT ke-48 Kota Palu. Namun, di tengah euforia penampilan Ari Lasso, perhatian warga justru ikut tertuju pada janji Wali Kota Palu Hadianto Rasyid untuk membuat perayaan tahun depan lebih panjang.

Hadianto mengatakan, Pemerintah Kota Palu akan berusaha menghadirkan delapan artis dalam delapan malam pada perayaan HUT Kota Palu berikutnya.

Janji itu disampaikan Hadianto saat menutup rangkaian perayaan HUT ke-48. Ia mengakui, sejumlah permintaan masyarakat terkait artis belum dapat dipenuhi tahun ini.

“Setiap tahun kita terus berusaha untuk bisa lebih baik, walaupun mungkin tahun ini banyak yang tidak terpenuhi keinginannya. Ada yang minta Sheila On 7, ada yang minta Noah, ada yang minta Tulus, ada yang minta Mahalini,” kata Hadianto.

Ia kemudian melempar harapan untuk perayaan tahun depan.

“Tahun depan nanti kita berusaha untuk 8 artis untuk 8 malam. Kita berdoa, moga-moga nama-nama yang disebut tadi itu bisa,” ujarnya.

Nama Afgan juga disebut Hadianto dalam pernyataannya. Ia mengatakan, nama-nama yang diinginkan masyarakat akan diupayakan untuk hadir pada HUT Kota Palu tahun depan.

Pernyataan tersebut menjadi penutup yang cukup menarik dari rangkaian HUT tahun ini. Sebab, jika tahun ini masyarakat disuguhkan sejumlah penampilan artis dalam rangkaian acara selama beberapa hari, tahun depan konsep yang dijanjikan akan dibuat lebih panjang, yakni delapan malam.

Malam puncak sendiri ditutup dengan penampilan Ari Lasso. Mantan vokalis Dewa 19 itu berhasil membuat suasana Taman Vatulemo semakin riuh.

Ari Lasso membawakan sejumlah lagu hitsnya, seperti Hampa dan Misteri Ilahi. Ia juga menyanyikan lagu-lagu Dewa 19, di antaranya Kangen, Separuh Nafas hingga Satu.

Bagi sebagian warga, penampilan tersebut seperti membawa kembali kenangan masa kejayaan Dewa 19. Lagu-lagu yang sudah akrab di telinga penonton membuat konser berlangsung interaktif karena warga ikut bernyanyi dari awal hingga akhir.

Di balik kemeriahan tersebut, Hadianto juga mengingatkan warga agar tidak hanya menikmati pesta, tetapi ikut menjaga Kota Palu setelah rangkaian perayaan berakhir.