Artinya, kemenangan ini membawa dua cerita sekaligus.
Yang pertama, City memiliki daya gedor yang sangat berbahaya.
Yang kedua, lini belakang mereka masih bisa dibuat kerepotan ketika lawan berani bermain agresif.
Brobbey Pulang Tanpa Poin, tetapi Tetap Mencuri Perhatian
Sulit membicarakan pertandingan ini tanpa menyebut nama Brian Brobbey.
Tiga gol di Etihad Stadium adalah pencapaian besar bagi penyerang Sunderland tersebut. Ia menjadi pemain Sunderland pertama yang mencetak hat-trick di Premier League sejak Jermain Defoe pada 2016.
Masalahnya, hat-trick itu tidak menghasilkan satu pun poin.
Brobbey mampu memanfaatkan celah di pertahanan City, bergerak efektif di area berbahaya, dan menjaga Sunderland tetap hidup hingga lebih dari 80 menit. Namun, City memiliki kualitas untuk menemukan satu momen tambahan ketika pertandingan memasuki fase penentuan.
Di situlah perbedaan kedua tim terlihat.
Sunderland mampu membuat City tidak nyaman. Tetapi City memiliki pemain yang bisa mengubah pertandingan dalam satu kesempatan.
Semenyo dengan dua golnya dan Haaland dengan gol penutup menjadi bukti paling jelas.
City Masuk Jeda Internasional dengan Modal Sempurna
Kemenangan ini membawa Manchester City ke angka 15 poin dari lima pertandingan. Mereka menjadi satu-satunya tim Premier League yang masih memiliki rekor 100 persen pada awal musim ini. Arsenal berada tiga poin di belakang setelah menelan kekalahan dari Brighton.
Menariknya, City bukan hanya memenangkan lima laga liga. Kemenangan atas Sunderland juga menjadi kemenangan ketujuh secara beruntun di semua kompetisi sejak awal musim di bawah Enzo Maresca.
Namun, jeda internasional datang pada waktu yang cukup menarik.
City sedang berada di puncak dan produktif mencetak gol, tetapi pertandingan melawan Sunderland menunjukkan bahwa pekerjaan Maresca belum selesai. Timnya harus menemukan keseimbangan antara agresivitas menyerang dan kontrol pertahanan.
Semenyo, Cherki, Fernández, dan Haaland memberi banyak alasan untuk optimistis dari sisi serangan. Tetapi tiga gol Sunderland menjadi pengingat bahwa pertandingan Premier League tidak pernah benar-benar aman.
Kali ini City tetap berhasil lolos.
Lima laga, lima kemenangan, 15 poin.







