Bitcoin kembali menjadi perhatian pasar kripto setelah muncul sinyal teknikal yang cukup menarik. Bitcoin membentuk pola golden cross, yaitu ketika rata-rata pergerakan harga 50 hari menembus ke atas rata-rata 200 hari.
Pola tersebut sering dianggap sebagai sinyal bullish karena menunjukkan momentum jangka menengah mulai menguat.
Business Insider melaporkan Bitcoin berada di sekitar US$79.300 dan telah naik sekitar 34 persen sejak Juli 2026. Golden cross ini disebut menjadi yang pertama sejak Mei 2025.
Namun, golden cross bukan berarti Bitcoin otomatis akan terus naik.
US$80.000 Jadi Level Penting
Bitcoin kini berada dekat dengan level psikologis US$80.000.
Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas area tersebut, perhatian pasar dapat bergeser ke zona US$83.000–US$84.000.
Setelah itu, level US$90.000 menjadi salah satu target teknikal yang banyak diperhatikan.
Sebaliknya, kegagalan menembus US$80.000 dapat membuat Bitcoin kembali menghadapi tekanan jual.
Analisis teknikal yang dikutip Business Insider juga menempatkan US$80.000, US$83.000–US$84.000 dan US$90.000 sebagai sejumlah level penting.
Golden Cross Bukan Jaminan
Golden cross memang sering digunakan trader untuk membaca perubahan tren.
Namun, sinyal tersebut tetap harus dikombinasikan dengan volume perdagangan, arus dana ETF, kondisi pasar global dan kebijakan moneter.
Bitcoin juga masih sangat sensitif terhadap pergerakan yield obligasi AS dan ekspektasi suku bunga Federal Reserve.
Jika likuiditas pasar membaik dan minat institusional kembali meningkat, Bitcoin memiliki peluang mempertahankan momentum.
Sebaliknya, tekanan dari dolar AS dan kenaikan yield dapat membatasi ruang kenaikan aset kripto.
Apa yang Perlu Dipantau?
Untuk jangka pendek, area US$80.000 menjadi perhatian utama.
Jika Bitcoin mampu melewati level tersebut dengan momentum yang kuat, pasar dapat mulai melihat peluang menuju zona US$83.000–US$84.000.
Namun, jika gagal menembusnya, Bitcoin berpotensi kembali bergerak dalam fase konsolidasi.
Dengan demikian, golden cross sebaiknya dilihat sebagai sinyal awal, bukan kepastian bahwa harga Bitcoin akan langsung melonjak.
Trader tetap perlu memperhatikan kondisi pasar secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan. (Red)







