IKLAN-2027-DPRD

Apa Itu Sesar Palolo? Fakta di Balik Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah

Muh. Rifai
Peta Morfologi Wilayah Terdampak dan Sebaran Gempa Bumi 16 Juni 2026. Foto: Arsip Badan Geologi
A-AA+A++

Dengan kata lain, Sesar Sausu merupakan bagian dari sistem struktur aktif di Sulawesi Tengah yang diperhitungkan dalam pemetaan bahaya gempa, namun bukan sesar yang diduga menjadi pemicu utama gempa Palolo M6,7.

Bukti Tambahan dari Analisis Gravity




Salah satu temuan menarik dalam laporan adalah hasil analisis gravity yang digunakan untuk melihat kondisi bawah permukaan.

Pemodelan tersebut memperlihatkan keberadaan struktur graben yang berkembang di Lembah Palolo. Yang lebih menarik, posisi hiposenter gempa berada pada bagian lembah dari struktur graben tersebut.

Temuan ini memperkuat interpretasi bahwa gempa berhubungan langsung dengan aktivitas Sesar Normal Palolo.

Secara geologi, graben merupakan blok batuan yang turun akibat gaya regangan sehingga umumnya berasosiasi dengan sistem sesar normal. Kondisi tersebut sesuai dengan mekanisme sumber gempa yang diperoleh dari analisis BMKG, USGS dan GFZ.

Sulawesi, Wilayah dengan Tektonik Paling Kompleks di Indonesia

Untuk memahami gempa Palolo, perlu melihat posisi Sulawesi dalam kerangka tektonik regional.

Pulau Sulawesi merupakan kawasan pertemuan tiga lempeng besar dunia, yaitu Lempeng Australia yang bergerak ke utara, Lempeng Pasifik yang bergerak ke barat, dan Lempeng Eurasia yang bergerak ke selatan-tenggara.

Interaksi ketiga lempeng tersebut berlangsung sejak jutaan tahun lalu dan membentuk jaringan sesar aktif yang sangat kompleks.

Di bagian utara berkembang zona subduksi Sulawesi Utara. Di bagian tenggara terdapat sistem konvergensi yang berhubungan dengan Sesar Naik Tolo. Sedangkan di bagian tengah berkembang sistem sesar besar Palu-Koro-Matano yang menjadi salah satu struktur geologi paling aktif di Indonesia.

Kondisi inilah yang membuat Sulawesi Tengah memiliki aktivitas kegempaan tinggi.

Banyak Sesar Aktif di Sulawesi Tengah

Selain Sesar Palolo, wilayah Sulawesi Tengah memiliki sejumlah sesar aktif lainnya.

Di antaranya adalah Sesar Palu-Koro yang memiliki mekanisme mendatar mengiri dan terhubung dengan Sesar Matano. Kemudian terdapat Sesar Poso, Sesar Tokararu, Sesar Napu dan Sesar Weluki yang didominasi mekanisme sesar naik.

Kelompok sesar normal lainnya meliputi Sesar Bada dan Sesar Besoa. Selain itu terdapat pula Sesar Loa dan Sesar Sausu.