Skrol untuk membaca pos

Alfamidi Ubah Sampah Jadi Souvenir di Tengah Fun Walk Palu

Muh. Rifai
Peserta Family Day Fun Walk 2026 menukarkan sampah kemasan plastik dan kaleng melalui booth Alfamidi Green Point di Lapangan Vatulemo, Kota Palu. Foto: Arsip Alfamidi
A-AA+A++

Aksi memilah sampah mewarnai gelaran Family Day Fun Walk 2026 di Lapangan Vatulemo, Kota Palu. Melalui booth Alfamidi Green Point bersama Bank Sampah Talise, peserta mengumpulkan 22,7 kilogram sampah kemasan plastik dan kaleng untuk ditukar dengan souvenir.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat melihat pengelolaan sampah sebagai kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan saat mengikuti kegiatan publik. Ratusan peserta olahraga memanfaatkan booth Green Point untuk menyetorkan botol dan gelas plastik bekas konsumsi selama acara.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palu, Diah Puspita, turut meninjau operasional booth tersebut. Ia mengapresiasi keterlibatan Alfamidi dalam mengajak keluarga dan anak-anak mengenal kebiasaan memilah sampah.

“Kegiatan seperti Green Point ini sangat positif. Saya apresiasi langkah Alfamidi yang mengajak warga, terutama keluarga dan anak-anak, untuk lebih peduli lingkungan mulai dari hal sederhana. Semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut dan semakin banyak pihak yang terlibat,” ujar Diah Puspita.

Antusiasme peserta terlihat dari antrean warga yang membawa sampah kemasan bekas untuk disetorkan. Rina Sari (32), salah satu peserta asal Palu, mengatakan fasilitas pemilahan sampah di tengah kegiatan keluarga membuatnya terdorong untuk ikut berpartisipasi.

“Saya membawa botol dan gelas plastik bekas yang dipakai selama Fun Walk. Selain dapat souvenir, saya senang bisa ikut menjaga lingkungan. Harapan saya kegiatan seperti ini terus ada supaya kota kita lebih bersih,” kata Rina.

Peserta lainnya, Zulkifli (28), juga mengapresiasi kolaborasi Alfamidi dengan bank sampah lokal. Menurut dia, kegiatan tersebut dapat mendorong masyarakat memahami dampak sampah plastik sekaligus membiasakan pemilahan sampah.

Branch Manager Alfamidi Palu, Zaldy Hidayat, mengatakan Green Point merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan dalam memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada masyarakat.

“Melalui Green Point, kami ingin mengajak masyarakat, khususnya peserta event, untuk mulai dari hal sederhana yaitu memilah dan menukarkan sampah kemasan. Ini wujud nyata kepedulian Alfamidi terhadap lingkungan sekaligus mengedukasi agar kebiasaan baik ini berkelanjutan. Kolaborasi dengan bank sampah memperkuat dampaknya,” tutur Zaldy.

Alfamidi menyatakan akan melanjutkan program edukasi lingkungan serupa pada berbagai kegiatan mendatang. Program tersebut diarahkan untuk mendorong kebiasaan memilah sampah dan mendukung lingkungan Kota Palu yang lebih bersih dan berkelanjutan. (Red)