Skrol untuk membaca pos

Insiden Maut di Depan Alfamidi Palu, Polisi Ungkap Kronologis Sebenarnya

Muh. Rifai
Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin. Foto: Polda Sulteng
A-AA+A++

Insiden perkelahian yang melibatkan anggota Bidpropam Polda Sulawesi Tengah, Aipda AA, dan seorang warga berinisial D terjadi di depan Alfamidi, Jalan Tombolututu Atas, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Kamis (27/8/2026) malam. Peristiwa sekitar pukul 20.40 Wita itu berakhir dengan D meninggal dunia setelah terkena sejumlah tembakan.

Kabidhumas Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Achmad Muhaimin membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil investigasi awal tim gabungan di lapangan, perkelahian bermula dari persoalan parkir dan kemudian berkembang menjadi kontak fisik.

Sebelum kejadian, Aipda AA datang ke kawasan tersebut menggunakan mobil Toyota Avanza berwarna putih. Kendaraan itu berhenti di sekitar warung makan Gorontalo karena Aipda AA hendak berbelanja di Alfamidi.

Setelah keluar dari minimarket sekitar pukul 20.40 Wita, Aipda AA didatangi seorang pria yang disebut mengenakan baju merah. Pria tersebut kemudian bertanya mengenai persoalan parkir.

Pembicaraan itu kemudian berkembang menjadi cekcok. Menurut keterangan awal kepolisian, terjadi kontak fisik hingga akhirnya Aipda AA dan D terlibat perkelahian.

Dalam perkelahian tersebut, D disebut menyerang Aipda AA menggunakan senjata tajam berupa parang. Serangan itu diarahkan ke bagian wajah.

Aipda AA berusaha menangkis serangan tersebut. Akibatnya, tangan kanan Aipda AA mengalami luka. Selain itu, jari manis pada tangan kirinya dilaporkan terputus.

Situasi kemudian semakin serius ketika Aipda AA mengeluarkan senjata api jenis HS. Polisi menyebut Aipda AA terlebih dahulu melepaskan satu tembakan sebagai peringatan.

Namun, berdasarkan hasil investigasi awal Polda Sulteng, D masih mengejar Aipda AA sambil membawa parang. Dalam kondisi tersebut, Aipda AA kemudian melepaskan sejumlah tembakan ke arah D.

“Kemudian mengeluarkan senjata api jenis HS dan melepaskan satu tembakan peringatan, namun, berdasarkan hasil investigasi, saudara D masih mengejar dengan parangnya sehingga Aipda AA melepaskan sejumlah tembakan ke arah saudara D,” kata Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin dalam keterangan tertulis, Jumat (28/8/2026).

Suara tembakan tersebut juga terdengar oleh warga di sekitar lokasi. Salah satunya adalah MA, yang saat kejadian berada di dalam boot jahit sepatu di samping Alfamidi.