Skrol untuk membaca pos

Terikat Janji Episode 66: Sena Selamatkan Davina, Tapi Alasannya Bikin Hati Hancur

Muh. Rifai
Foto: Tangkapan Layar Youtube RCTI
A-AA+A++

Hati Davina langsung mengarah kepada satu nama.

Sena.

Dengan penuh harapan ia mencoba menghubungi pria itu. Namun teleponnya tidak dijawab.

Kekecewaan kembali menyelimuti dirinya. Davina mulai berpikir bahwa Sena memang benar-benar ingin menghilang dari hidupnya setelah hubungan mereka berakhir.

Beruntung Tara segera datang setelah mengetahui kondisi Davina. Ia membantu mengurus pekerjaan Davina yang tertunda sekaligus menemaninya sampai diizinkan pulang oleh dokter. Meski kondisi fisiknya mulai membaik, pikiran Davina tetap dipenuhi pertanyaan yang sama.

Jika benar Sena yang menyelamatkannya, mengapa pria itu pergi begitu saja?

Di sisi lain, Sena ternyata juga tidak bisa tenang. Setelah meninggalkan rumah sakit, pikirannya terus dipenuhi kekhawatiran terhadap Davina. Bahkan diam-diam ia mengikuti mobil Davina dari kejauhan hanya untuk memastikan perempuan itu baik-baik saja.

Perasaan yang selama ini berusaha ia pendam semakin sulit disembunyikan.

Di tengah kesedihannya, Davina memilih pergi ke Taman Cendana untuk menenangkan diri. Di sana ia bertemu lagi dengan seekor kucing yang pernah ia selamatkan bersama Sena beberapa waktu lalu.

Momen sederhana itu justru membuat kerinduannya semakin terasa.

Sambil mengelus kucing tersebut, Davina berbicara seolah sedang mencurahkan isi hatinya sendiri. Ia mengingat bagaimana Sena selalu hadir setiap kali dirinya membutuhkan bantuan. Ia juga semakin yakin bahwa pria yang menyelamatkannya saat pingsan tidak lain adalah Sena.

Meski berusaha terlihat tegar, Davina akhirnya mengakui bahwa kepergian Sena meninggalkan ruang kosong yang sulit ia abaikan.

Sementara itu, Sena juga sedang berjuang dengan perasaannya sendiri. Ia sadar bahwa selama ini Davina mengenalnya sebagai sosok yang baik, tulus, dan selalu ada untuknya. Padahal jauh di dalam hati, Sena merasa dirinya telah menyimpan terlalu banyak rahasia.

Rasa bersalah itu semakin besar ketika akhirnya Davina berhasil bertemu dengannya.

Dengan mata berkaca-kaca, Davina langsung meminta penjelasan. Ia menanyakan apakah benar Sena yang membawanya ke rumah sakit dan mengapa pria itu pergi tanpa menunggu dirinya sadar.

Sena akhirnya mengakui bahwa ia hanya menjalankan perintah Novan untuk tidak lagi bertemu dengan Davina.