IKLAN-2027-DPRD

Hidayat Pakamundi: MTQ Tak Hanya Ajang Perlombaan, Tapi Membangun Karakter Umat

Muh. Rifai
Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, Hidayat Pakamundi menghadiri pembukaan MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Arena Utama Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026) malam. Foto: Istimewa
A-AA+A++

Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Sigi mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah, H. Mohammad Hidayat Pakamundi, SE. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga memiliki peran besar dalam membangun karakter masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Hidayat Pakamundi menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pembukaan MTQ Ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah yang berlangsung di Arena Utama Taman Likuifaksi, Desa Lolu, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026) malam.




Kegiatan yang dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si itu dihadiri jajaran pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, tokoh agama, dewan hakim, peserta kafilah, serta ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam keterangannya, Hidayat menilai MTQ memiliki makna yang jauh lebih luas dibanding sekadar kompetisi membaca Al-Qur’an. Ia mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat persaudaraan umat Islam sekaligus menanamkan nilai-nilai keimanan dalam kehidupan bermasyarakat.

“MTQ bukan hanya ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, membangun karakter generasi Qurani, serta menanamkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Hidayat.

Politisi DPRD Sulawesi Tengah itu menyebut pelaksanaan MTQ secara rutin merupakan bagian dari upaya menjaga semangat masyarakat untuk terus mencintai dan mempelajari Al-Qur’an. Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam kitab suci tersebut perlu diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam membangun daerah.

Ia berharap MTQ Ke-XXXI mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat mengharumkan nama Sulawesi Tengah pada ajang yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.

“Melalui MTQ ini kita berharap lahir generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya. Dari kegiatan ini diharapkan muncul qari dan qariah terbaik yang dapat membawa nama baik Sulawesi Tengah di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Hidayat juga mengingatkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan MTQ tidak hanya diukur dari suksesnya pelaksanaan lomba, tetapi juga dari dampak yang ditinggalkan kepada masyarakat. Karena itu, ia berharap semangat Al-Qur’an yang digaungkan selama pelaksanaan MTQ dapat terus hidup setelah kegiatan berakhir.