“Di gim kedua dan ketiga mereka mengubah dari servis dan pengembalian pertama, mereka lebih cepat, lebih rapat juga jadi kami lebih banyak angkat bola dan itu menjadikan kami tertekan dengan situasi yang tidak bagus,” kata Fikri.
Menurutnya, tekanan yang terus diberikan lawan membuat mereka kesulitan keluar dari ritme permainan Rankireddy/Shetty. Meski sudah berupaya mencari solusi di lapangan, pasangan India tetap tampil solid hingga akhir pertandingan.
“Kami tetap selalu berusaha untuk keluar dari tekanan itu tapi mereka solid sekali,” ujarnya.
Kekalahan di final ini juga memperpanjang catatan kurang memuaskan Fajar/Fikri di laga perebutan gelar. Fajar mengungkapkan bahwa mereka kini telah lima kali tampil di final namun belum berhasil naik ke podium tertinggi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi pasangan Indonesia. Selain terus meningkatkan kualitas teknik dan fisik melalui latihan, Fajar menilai aspek mental juga harus mendapatkan perhatian lebih agar mampu menghadapi tekanan saat tampil di partai puncak.
“Kami coba belajar dari hal ini, di samping latihan yang keras, kami juga harus mengasah mental dalam situasi sulit. Kami harus bisa memecahkan masalah ini, sudah lima kali tampil di final tapi selalu menjadi runner up,” ungkap Fajar.
Ia menambahkan bahwa evaluasi akan dilakukan bersama tim pelatih dan seluruh pendukung yang selama ini membantu perkembangan mereka. Harapannya, hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bekal untuk meraih gelar juara pada kesempatan berikutnya.
“Kami akan komunikasi dengan pelatih dan tim pendukung lainnya. Semoga kami bisa juara di lain kesempatan,” katanya.
Usai turnamen ini, fokus Fajar/Fikri langsung tertuju pada ajang Indonesia Open yang akan berlangsung pekan depan di Istora Senayan, Jakarta. Turnamen berstatus BWF World Tour Super 1000 tersebut menjadi salah satu target utama pasangan Indonesia musim ini.
Fajar berharap dirinya dan Fikri dapat tampil lebih baik di hadapan pendukung sendiri. Dukungan publik Istora yang dikenal mampu memberikan energi tambahan bagi para pemain Indonesia diharapkan bisa menjadi motivasi untuk meraih hasil maksimal.




