- Desire Doue (2025)
- Vitinha (2026)
Adapun klub lain yang juga memiliki lebih dari satu pemain terbaik final adalah:
Chelsea
- Didier Drogba (2012)
- N’Golo Kante (2021)
AC Milan
- Paolo Maldini (2003)
- Filippo Inzaghi (2007)
Liverpool
- Steven Gerrard (2005)
- Virgil van Dijk (2019)
Sedangkan klub yang masing-masing memiliki satu pemain terbaik final adalah:
Inter Milan
- Diego Milito (2010)
Manchester United
- Edwin van der Sar (2008)
Porto
- Deco (2004)
Keberhasilan Vitinha tahun ini juga memperlihatkan perubahan generasi di panggung sepak bola Eropa. Jika pada era sebelumnya penghargaan banyak didominasi nama-nama besar seperti Zinedine Zidane, Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, Andres Iniesta, hingga Paolo Maldini, kini giliran pemain-pemain generasi baru yang mulai mengambil peran utama.
Bagi PSG, penghargaan yang diraih Vitinha menjadi bukti bahwa kekuatan tim tidak hanya bertumpu pada lini depan. Gelandang berusia 26 tahun itu menunjukkan peran penting dalam mengontrol permainan, menjaga keseimbangan tim, sekaligus menjadi motor serangan saat tim membutuhkan kreativitas dari lini tengah.
Dua penghargaan beruntun yang diraih pemain PSG dalam final Liga Champions juga menjadi pencapaian tersendiri bagi klub asal Prancis tersebut. Meski masih tertinggal dari Real Madrid, PSG mulai menempatkan namanya dalam daftar klub yang mampu melahirkan pemain paling berpengaruh di laga terbesar Eropa.
Berikut daftar klub dengan pemain terbaik final Liga Champions terbanyak sejak 2001:
- Real Madrid – 7 kali
- Barcelona – 4 kali
- Bayern Munchen – 3 kali
- Paris Saint-Germain – 2 kali
- Chelsea – 2 kali
- AC Milan – 2 kali
- Liverpool – 2 kali
- Inter Milan – 1 kali
- Manchester United – 1 kali
- Porto – 1 kali
Masuknya nama Vitinha ke dalam daftar tersebut semakin memperpanjang sejarah penghargaan individu di partai final Liga Champions. Namun hingga kini, Real Madrid masih menjadi klub dengan koleksi pemain terbaik final terbanyak dalam 25 tahun terakhir. (Rfi)







