Real Madrid kembali ke jalur kemenangan di LaLiga setelah mengalahkan Rayo Vallecano 4-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Sabtu, 12 September 2026. Kylian Mbappe mencetak dua gol dan membawa Los Blancos mengoleksi 12 poin dari lima pertandingan, sekaligus sementara menyamai Barcelona di puncak klasemen.
Kemenangan ini menjadi respons Madrid setelah sebelumnya kalah 0-1 dari Real Betis. Namun, pertandingan melawan Rayo juga menunjukkan bahwa Madrid sempat mendapat tekanan setelah lawan memperkecil skor pada awal babak kedua.
Madrid langsung mengambil kendali pertandingan sejak menit awal. Pada menit ke-14, tuan rumah mendapatkan penalti setelah Alvaro Carreras dilanggar di dalam kotak terlarang.
Mbappe maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut membawa Madrid unggul 1-0.
Tiga menit kemudian, Madrid kembali mencetak gol. Carreras yang sebelumnya menjadi pemain yang dilanggar ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan peluang dari umpan Mbappe.
Madrid unggul 2-0 dan terus memberikan tekanan. Pada menit ke-35, Jude Bellingham memperlebar keunggulan menjadi 3-0 setelah memanfaatkan umpan Vinicius Junior.
Rayo memasuki ruang ganti dengan tertinggal tiga gol. Namun, tim tamu tidak menyerah begitu saja setelah jeda.
Sergio Camello memperkecil ketertinggalan pada menit ke-51. Gol tersebut membuat Rayo tampil lebih berani dan mampu menciptakan beberapa peluang ke pertahanan Madrid.
Thibaut Courtois menjadi salah satu pemain yang menjaga keunggulan Madrid. Kiper asal Belgia tersebut mampu melakukan sejumlah penyelamatan ketika Rayo meningkatkan tekanan.
Madrid kemudian kembali menemukan ritmenya menjelang pertandingan berakhir. Pada menit ke-90+1, Arda Guler memberikan umpan kepada Mbappe yang menyelesaikan serangan balik dengan baik.
Mbappe mencetak gol keduanya sekaligus memastikan Madrid menang 4-1. Performa tersebut membuatnya telah mencetak tujuh gol dalam enam penampilan bersama Real Madrid pada awal musim 2026/2027.
Secara statistik, Madrid memang tampil dominan. Los Blancos menguasai sekitar 68 persen bola, sedangkan Rayo memiliki 32 persen. Madrid juga melepaskan 18 tembakan berbanding delapan milik Rayo.
Dari jumlah tersebut, Madrid mencatatkan tujuh tembakan tepat sasaran, sementara Rayo memiliki tiga. Madrid juga unggul dalam sepak pojok dengan perbandingan 9-3.







