Final Liga Champions UEFA 2025/26 tidak hanya menghadirkan pertarungan besar antara Paris Saint-Germain dan Arsenal, tetapi juga memperebutkan salah satu trofi paling bergengsi di dunia sepak bola Eropa. Partai puncak itu akan berlangsung di Stadion Puskas Arena, Budapest, Hongaria, Sabtu, 30 Mei 2026.
Mengutip Uefa, Trofi Liga Champions menjadi simbol kejayaan tertinggi klub-klub Eropa. Bentuknya yang besar dengan dua pegangan di sisi kanan dan kiri membuat trofi ini dijuluki “Si Kuping Besar” oleh para penggemar sepak bola. Tingginya mencapai 73,5 sentimeter dengan berat sekitar 7,5 kilogram.
Bagi Paris Saint-Germain, laga ini menjadi kesempatan mempertahankan status juara Eropa. Klub asal Prancis tersebut ingin mengikuti jejak Real Madrid yang pernah mendominasi kompetisi dengan tiga gelar beruntun pada periode 2016 hingga 2018.
Sementara Arsenal membawa misi berbeda. Klub asal Inggris itu memburu gelar Liga Champions pertama sepanjang sejarah mereka. Sebelumnya, The Gunners hanya mampu mencapai final pada tahun 2006 sebelum kalah dari Barcelona.
Atmosfer final di Budapest diperkirakan berlangsung meriah. Stadion Puskas Arena yang memiliki kapasitas sekitar 67 ribu penonton akan menjadi pusat perhatian dunia sepak bola pada malam final nanti. Ini juga menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Hongaria menjadi tuan rumah final kompetisi antarklub paling elite di Eropa.
Stadion nasional Hongaria tersebut resmi dibuka pada 2019 dan dibangun di lokasi stadion lama Ferenc Puskas. Meski menggunakan teknologi modern, sejumlah bagian bersejarah tetap dipertahankan, termasuk dinding bata ikonik di area pintu masuk utama.
Presiden UEFA, Aleksander Čeferin, pernah menyebut stadion ini sebagai kebanggaan sepak bola Hungaria. Nama stadion diambil dari legenda sepak bola Hungaria, Ferenc Puskás, yang dikenal sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang sejarah.
Final musim ini juga menghadirkan hiburan sebelum pertandingan dimulai. Grup musik rock asal Amerika Serikat, The Killers, dipastikan tampil dalam acara pembukaan final Liga Champions 2026. Penampilan mereka menjadi bagian dari tradisi hiburan modern UEFA sebelum laga puncak dimulai.







