Selain menawarkan ketegangan, Tumbal Proyek mengangkat mitos yang sudah lama berkembang di masyarakat Indonesia. Urban legend tentang praktik tumbal dalam pembangunan gedung, jalan, hingga jembatan besar sering menjadi cerita turun-temurun yang dipercaya sebagian masyarakat.
Sutradara Faisal Reza mencoba menghadirkan kisah tersebut dalam pendekatan yang lebih sinematik dan emosional. Fokus cerita tidak hanya pada teror makhluk halus, tetapi juga perjuangan keluarga mencari keadilan atas kematian orang tercinta.
Kehadiran Kiesha Alvaro sebagai tokoh utama menjadi salah satu daya tarik film ini. Ia memerankan karakter Yuda yang digambarkan berani, keras kepala, namun tetap rapuh ketika harus menghadapi kenyataan pahit tentang keluarganya.
Sementara itu, Callista Arum berperan sebagai adik Yuda yang ikut terjebak dalam teror proyek misterius tersebut. Karina Suwandi tampil sebagai sosok ibu yang berusaha menjaga keluarganya di tengah ancaman yang terus datang.
Dengan tema yang dekat dengan kepercayaan masyarakat Indonesia, Tumbal Proyek diprediksi menjadi salah satu film horor lokal yang menarik perhatian penonton tahun ini. Perpaduan cerita investigasi, drama keluarga, dan teror supranatural membuat film ini menawarkan pengalaman menegangkan sejak awal hingga akhir cerita.
Film ini juga menjadi bagian dari tren film horor Indonesia yang belakangan banyak mengangkat kisah berbasis mitos dan legenda lokal. Pendekatan tersebut dinilai mampu menghadirkan rasa takut yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Tumbal Proyek kini sudah tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 13 Mei 2026 dan menyasar pecinta film horor yang menyukai cerita misteri penuh teka-teki. (Rfi)









