DPRD Sulteng Janji Kawal Aspirasi Massa dari Buruh hingga Tenaga Honorer
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah menerima perwakilan massa aksi damai di Kota Palu, Senin (4/5/2026).
Aksi ini diikuti berbagai elemen masyarakat yang membawa sejumlah tuntutan terkait kondisi sosial dan ekonomi.
Pertemuan berlangsung di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan Samratulangi. Perwakilan massa diterima Ketua Komisi IV Hidayat Pakamundi bersama anggota Komisi I Mahfud Masuara.
Massa aksi berasal dari Front Perjuangan Rakyat (FPR), Serikat Pekerja Hukum Progresif, Serikat Buruh Kabupaten Donggala, Aliansi Masyarakat Loli Oge, Forum Penyintas, hingga tenaga honorer Kabupaten Donggala. Mereka membawa berbagai persoalan, mulai dari ketenagakerjaan, kesejahteraan honorer, hingga perlindungan masyarakat.
Hidayat Pakamundi mengapresiasi aksi yang berlangsung tertib. Ia menilai cara seperti ini bagian dari demokrasi yang perlu dijaga bersama.
“Kami mengapresiasi seluruh elemen masyarakat yang telah hadir secara damai. DPRD sebagai representasi rakyat berkewajiban mendengar dan memperjuangkan aspirasi tersebut,” ujarnya.
Ia memastikan setiap tuntutan akan dipelajari secara menyeluruh. DPRD juga akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi serta instansi terkait agar ada tindak lanjut yang jelas.
“Kami akan mengkaji semua poin tuntutan dan berupaya mendorong solusi yang konkret,” katanya.
Hidayat juga ingin aspirasi tidak berhenti di ruang pertemuan. DPRD akan mengawal melalui fungsi pengawasan dan penganggaran agar kebijakan yang lahir bisa dirasakan masyarakat.
Sementara itu, Mahfud Masuara melihat aspirasi yang disampaikan sebagai gambaran kondisi nyata di lapangan. DPRD, menurutnya, berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah.
“Kami siap membuka ruang komunikasi lanjutan dan memfasilitasi pertemuan dengan pihak terkait agar solusi bisa dijalankan,” ujarnya.
Perwakilan massa berharap DPRD benar-benar mengawal tuntutan mereka. Mereka ingin kebijakan yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil, terutama bagi tenaga honorer dan kelompok rentan.
Pertemuan berlangsung aman dan tertib. Di akhir kegiatan, DPRD menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti seluruh aspirasi yang telah diterima. ***
